- Kebakaran terjadi di basement Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jakarta Selatan pada Rabu siang, 10 Desember 2025.
- Dinas Gulkarmat Jaksel mengerahkan 9 unit dan 40 personel; api berhasil dilokalisasi pada pukul 14.57 WIB.
- Penyebab pasti kebakaran, dampak kerugian, korban, dan data lengkap lainnya masih dalam tahap pendataan petugas.
Suara.com - Kebakaran melanda basement Pesantren Al Mawaddah, Jalan Sadar Raya, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Rabu (10/12/2025) siang.
Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat pada pukul 14.28 WIB.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal mengatakan api langsung dilokalisasi beberapa menit setelah petugas tiba di lokasi.
“Unit pertama dari Pos Cipedak tiba pukul 14.37 WIB dan pemadaman dimulai dua menit setelahnya,” ujarnya kepada wartawan .
Laporan awal menyebut kebakaran terjadi di basement bangunan pesantren. Status kejadian dinyatakan menguning, yang berarti api berhasil dilokalisasi dan tidak meluas.
Sebanyak 9 unit dikerahkan—7 unit pompa dan 2 unit pendukung—dengan total 40 personel. Petugas bergerak dari markas pada pukul 14.30 WIB dan tiba tujuh menit kemudian.
Api dilokalisir pada pukul 14.57 WIB. Proses pendinginan dan penyelesaian operasi menurut Asril masih dalam pendataan, termasuk luas area terbakar, jumlah penghuni terdampak, korban jiwa maupun luka, serta estimasi kerugian.
Asril menyebut kebakaran ini awalnya dilaporkan oleh seorang warga bernama Azriel, yang menghubungi petugas setelah melihat kepulan asap dari area basement pesantren.
Ia menyatakan kronologi lengkap dan dugaan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Baca Juga: Kebakaran Kantor Terra Drone Sebabkan 22 Orang Tewas, Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas
“Kami fokus memastikan area benar-benar aman dan mencegah potensi penyebaran kembali,” katanya.
Berita Terkait
-
Kebakaran Kantor Terra Drone Sebabkan 22 Orang Tewas, Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas
-
Tinjau Lokasi Kebakaran di Kemayoran, Mendagri Evaluasi Kelayakan Bangunan
-
Jika Terbukti Lalai, Pemilik dan Pengelola Gedung Maut Kemayoran Bisa Kena Sanksi Pidana
-
Buntut Kebakaran Maut Kemayoran, Mendagri Usulkan Uji Kelayakan Gedung Rutin
-
Mendagri: Alat Pemadam Kebakaran Gedung Terra Drone Tidak Mencukupi
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran
-
Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah