- Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Moscow, Rusia, untuk bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
- Prabowo sebelumnya telah melakukan kunjungan kenegaraan ke Islamabad, Pakistan, untuk memperkuat kerja sama strategis.
- Indonesia dan Pakistan sepakat tujuh MoU serta perjanjian kerja sama pada 9 Desember 2025 di Islamabad.
Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Moscow, Rusia. Kehadiran Prabowo di ibu kota Rusia itu untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.
Berdasarkan siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden, tampak Prabowo yang sudah melangsungkan pertemuan dengan Putin.
Terlihat Prabowo yang mengenakan setelan jas lengkap dan peci hitam tengah berbincang secara dekat dengan Putin, yang berada di sisi kiri Prabowo.
Turut mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.
Sebelum ke Moscow, Prabowo diketahui lebih dulu melakukan kunjungan kenegaraan ke Islamabad, Pakistan.
Kunjungan Prabowo ke Islamabad dalam rangka memerkuat hubungan persaudaraan dan membuka peluang baru bagi kerja sama strategis kedua negara.
Tujuh Kerja Sama di Berbagai Bidang
Melansir keterangan Sekretariat Presiden, Indonesia dan Pakistan sepakat untuk memperkuat kemitraan melalui pertukaran nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama di sejumlah sektor.
Pertukaran dokumen tersebut berlangsung di kediaman resmi Perdana Menteri (PM) Pakistan di Islamabad pada Selasa, 9 Desember 2025 dan disaksikan secara langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Pakistan Shehbaz Sharif.
Baca Juga: Amarah Prabowo di Rapat Bencana: Bupati Umrah Saat Daerahnya Tenggelam
“Hari ini kita telah mengadakan pertemuan yang sangat produktif. Kita telah mencapai banyak kesepakatan di berbagai bidang dan kita telah membahas hal-hal yang menjadi kepentingan bersama,” kata Prabowo.
Adapun dokumen MoU dan perjanjian kerja sama yang dipertukarkan, yaitu:
1. Perjanjian antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia dengan Higher Education Commission (HEC) of Islamic Republic of Pakistan tentang pengakuan bersama Sertifikat dan Gelar Pendidikan Tinggi;
2. Perjanjian antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Pakistan untuk Program Hibah pada “The Indonesian Aid Scholarships”;
3. MoU antara SMESCO dan SMEDA tentang Kemitraan Strategis dalam Fasilitasi Usaha Kecil dan Menengah;
4. MoU antara Arsip Nasional Republik Indonesia dan the Cabinet Division Represented by National Archives Pakistan tentang Kerja Sama Kearsipan;
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Kocak! Zionis Israel Senbunyikan Video Kehancuran Tel Aviv Usai Hujan Rudal Iran, Pers Ditekan
-
Rudal Kiamat Iran Hujan di Malam Lailatul Qadar, Ratusan Antek Zionis Jadi Korban
-
Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van
-
Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat