- Sebuah mobil Avanza tertabrak KA 2252 di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Jakarta Utara pada Rabu (10/12/2025).
- Meskipun tidak ada korban jiwa, insiden tersebut menambah daftar 237 gangguan operasional KAI akibat kelalaian pengguna jalan.
- KAI Daop 1 Jakarta menekankan pentingnya kedisiplinan dan meminta masyarakat patuh aturan saat melintasi perlintasan kereta api.
Suara.com - Insiden kecelakaan yang melibatkan perjalanan kereta api kembali terjadi di wilayah Jakarta Utara pada Rabu (10/12/2025) petang.
Peristiwa nahas tersebut menimpa satu unit mobil jenis Avanza dengan nomor polisi B 2129 UFG di perlintasan sebidang tanpa penjagaan.
Mobil yang dikendarai oleh pengemudi berinisial NK (59) tersebut tertemper KA 2252 atau Commuter Line relasi Jakarta Kota–Tanjung Priuk, tepat di KM 2+900.
Sebelum benturan terjadi sekitar pukul 18.09 WIB, masinis sebenarnya telah membunyikan klakson berulang kali sebagai tanda peringatan bahaya kepada pengendara.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini meskipun insiden tersebut sempat menghambat perjalanan kereta api.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menjadikan kasus ini sebagai peringatan keras terkait kedisiplinan masyarakat di jalan raya.
Pasalnya, peristiwa ini menambah daftar panjang gangguan operasional akibat insiden temperan yang angkanya sangat mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025.
Tercatat sejak Januari hingga hari ini, terdapat total 237 gangguan operasional kereta api akibat kecelakaan di wilayah Daop 1 Jakarta.
Rincian data tersebut menunjukkan adanya 55 kejadian yang melibatkan kendaraan serta 177 kejadian kereta api menemper orang.
Baca Juga: Selamat dari Kecelakaan Maut, Dylan Carr Merasa Diberi Kesempatan Kedua
Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan di perlintasan sebidang adalah kelalaian pengguna jalan.
“Keselamatan tidak boleh dinegosiasikan,” ujar Franoto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (10/12/2025).
Menurutnya, perilaku pengendara yang tidak sabar sering kali menjadi biang keladi terjadinya benturan.
“Banyak insiden terjadi bukan karena kurangnya fasilitas, tetapi karena pengendara mengambil keputusan berisiko,” sambungnya.
Pihak KAI meminta masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip berhenti sejenak dan menengok situasi sebelum melintasi rel.
“Patuhi rambu, berhenti sejenak, tengok kiri kanan, dan pastikan aman sebelum melintas,” tegas Franoto.
Ia pun mengingatkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kolektif antara operator dan masyarakat.
“Keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan sangat bergantung pada kepatuhan kita bersama,” pungkasnya.
Sebagai langkah preventif yang konkret, KAI Daop 1 Jakarta bahkan telah menutup 40 titik perlintasan sebidang yang dianggap rawan kecelakaan sepanjang tahun ini.
Berita Terkait
-
Selamat dari Kecelakaan Maut, Dylan Carr Merasa Diberi Kesempatan Kedua
-
Moncong Truk Trailer Ringsek 'Cium' Separator Busway Daan Mogot, Jalur TransJakarta Sempat Tertutup
-
VP Sekretaris SKK Migas Tewas, Sepeda Melaju 30-40 Km/Jam Sebelum Hantam Bus TransJakarta
-
Terungkap! Pesepeda yang Tewas Tabrak Bus TransJakarta Ternyata Vice President Sekretaris SKK Migas
-
Kecelakaan Tragis di Sudirman! Karyawan BUMN Tewas Usai Tabrak Bus TransJakarta yang Berhenti
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tanpa Gejala, Tapi Bisa Bikin Buta Permanen: Begini Cara Kerja Glaukoma
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol
-
Stuart Fails to Save the Universe: Suguhkan Aksi Antardimensi yang Kocak!
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
John Cena Beraksi Selamatkan Dunia di Matchbox The Movie, Ini Trailernya!
-
Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
Review 3 Produk Eksfoliasi untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Harga Cuma Rp20 Ribuan
-
Masyarakat Diminta Lapor Jika Temukan Dapur MBG Pakai Minyakita hingga Gas Melon, Ini Sanksinya!
-
Agent Kim Reactivated: Drama Aksi Penuh Strategi dengan Eksekusi Gokil!