- Kekerasan terjadi di depan TMP Kalibata pada 11 Desember 2025, dipicu tewasnya dua debt collector dikeroyok massa.
- Amuk massa yang diduga 100 orang kemudian membakar lebih dari 30 kios pedagang serta kendaraan bermotor.
- Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian besar pada para pelaku UMKM dan membutuhkan pengamanan dari pihak kepolisian.
“Ya saya sih berharap dari pemerintah atau mungkin UMKM kami bisa mendapatkan bantuan," ucapnya.
Lebih dari 30 Kios Hangus, Motor dan Mobil Ikut Terbakar
Sementara Ketua RW 04 Duren Tiga, Dwi Endik Setiabudi, mendata lebih dari 30 ruko dan tenda pedagang hangus dilahap api.
“Kios ini kurang lebih ada 13, terus tenda durian kurang lebih 7. Ya kalau ditotal 30 sampai 40 warung atau tenda,” jelasnya.
Sedangkan Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengungkap, selain puluhan ruko dan tenda pedagang, sedikitnya ada sembilan sepeda motor dan satu mobil ikut dibakar.
Pantauan Suara.com, hingga pukul 15.00 Wib sejumlah aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi. Mereka di antaranya berasal dari satuan Brimob, Sabhara, Polres Metro Jakarta Selatan, hingga Polsek Pancoran.
"Teman-teman TNI juga ikut membantu dari semalam," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kalibata Mencekam Semalaman, Ini Awal Mula Kerusuhan Tewaskan 2 Matel Gegara Motor Kredit
-
Polisi Pastikan Pengeroyokan Matel Hingga Tewas di Kalibata Pakai Tangan Kosong, Kok Bisa?
-
Geger Rusuh di Kalibata: Polisi Periksa 6 Saksi Kunci, Ungkap Detik Mengerikan
-
7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal
-
Kronologi 2 Mata Elang Tewas Diamuk Massa di Kalibata, Kios dan Kendaraan Dibakar
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis