- Kekerasan terjadi di depan TMP Kalibata pada 11 Desember 2025, dipicu tewasnya dua debt collector dikeroyok massa.
- Amuk massa yang diduga 100 orang kemudian membakar lebih dari 30 kios pedagang serta kendaraan bermotor.
- Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian besar pada para pelaku UMKM dan membutuhkan pengamanan dari pihak kepolisian.
Suara.com - Suasana malam di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Desember 2025, berubah mencekam.
Kobaran api menyala di mana-mana, warga menjerit penuh kepanikan sambil berlari menyelamatkan diri.
Peristiwa menegangkan itu terjadi menyusul kematian dua debt collector atau mata elang (matel) yang tewas dikeroyok oleh orang tak dikenal sore hari itu.
Tak lama setelah kejadian, kelompok matel yang diperkirakan mencapai 100 orang datang mencari pelaku. Suasana semakin panas ketika amuk massa merembet ke deretan kios—membakar lebih dari 30 lapak yang selama ini menjadi sumber hidup puluhan keluarga.
Di tengah kepulan asap dan kaca pecah, Andi, pegawai lapak Selera Sambal Mentah Kalibata, merasakan langsung bagaimana nyawa bisa lenyap hanya dalam hitungan detik.
“Sempat ada satu orang dari mereka yang bilang, ‘Pak tutup aja, matiin lampu, masuk ke dalam, kunci,'" tutur Andi saat ditemui di lokasi, Jumat (12/12/2025).
Ia menurut. Pintu besi ditarik rapat. Namun keputusan itu justru membawanya pada detik-detik mengerikan yang tidak akan ia lupakan.
“Begitu saya tutup malah warung saya yang dibakar. Kalau saya diam aja di sini ya mungkin saya sama teman-teman jadi sate di dalam,” katanya.
Andi masih ingat, saat itu kondisi api sudah menjilat dinding ruko miliknya. Ia dan tiga rekannya kemudian berlari ke lantai dua, mencari jalan keluar yang tidak ada—kecuali nekad menjebol atap.
Baca Juga: 7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal
“Nah itu kita lompat di situ. Kondisinya kan tadinya tertutup. Ditutup supaya tidak ada yang masuk ke situ. Nah dari situlah kita bisa selamat. Alhamdulillah selamat semua empat orang,” ujarnya.
Pedagang Kecil Menangis di Atas Reruntuhan Usaha
Tak hanya Andi yang kehilangan tempat mencari rezeki. Para pelaku UMKM di kawasan itu kini berdiri di atas puing-puing usaha mereka, tanpa tahu kapan bisa kembali bekerja.
Chef Henny Maria, pemilik toko Steak Together, memandangi ruko 7x9 meter yang kini hanya menyisakan satu kulkas.
“Habis semua barang-barang. Hanya sisa kulkas saja satu,” ungkap Henny.
Ia bahkan belum sanggup menghitung kerugiannya. Ia hanya memperkirakan sedikitnya untuk biaya renovasi saja membutuhkan dana sekitar Rp100 juta.
Berita Terkait
-
Kalibata Mencekam Semalaman, Ini Awal Mula Kerusuhan Tewaskan 2 Matel Gegara Motor Kredit
-
Polisi Pastikan Pengeroyokan Matel Hingga Tewas di Kalibata Pakai Tangan Kosong, Kok Bisa?
-
Geger Rusuh di Kalibata: Polisi Periksa 6 Saksi Kunci, Ungkap Detik Mengerikan
-
7 Fakta Mencekam Rusuh Kalibata: 2 Nyawa Matel Melayang, 100 Orang Mengamuk Brutal
-
Kronologi 2 Mata Elang Tewas Diamuk Massa di Kalibata, Kios dan Kendaraan Dibakar
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Sindir Orde Baru, Megawati: Soekarno Ditahan Tanpa Pengadilan karena Pak Harto Ingin Jadi Presiden
-
Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS