- PT Transjakarta mendadak alihkan Rute 6T (Pasar Minggu-Velbak) pada Jumat sore, 12 Desember 2025.
- Pengalihan rute terjadi karena adanya genangan air signifikan yang menghambat akses di Jalan Jeruk Purut.
- Layanan bus sementara meniadakan pemberhentian dari Pertigaan Pejaten Barat hingga Jalan Puri Muara 3.
Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengumumkan adanya pengalihan rute layanan secara mendadak pada Jumat (12/12/2025) petang.
Perubahan jalur operasional ini secara spesifik berdampak pada layanan Rute 6T yang melayani perjalanan relasi Pasar Minggu menuju Velbak.
Manajemen Transjakarta terpaksa mengambil langkah taktis tersebut akibat munculnya genangan air yang menghambat akses kendaraan.
Lokasi genangan yang menjadi biang keladi pengalihan arus lalu lintas ini terpantau berada di sekitar kawasan Jalan Jeruk Purut, Jakarta Selatan.
Informasi krusial tersebut disampaikan langsung oleh akun media sosial resmi perusahaan guna mengantisipasi kebingungan para pelanggan setia.
"Rute 6T Pasar Minggu - Velbak mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya genangan air di sekitar Jalan Jeruk Purut," tulis akun X @PT_Transjakarta, Jumat (12/12/2025).
Akibat kondisi medan jalan yang tidak kondusif untuk dilalui armada bus, sejumlah titik pemberhentian terpaksa tidak dilayani untuk sementara waktu.
Penumpang diimbau mencatat bahwa bus tidak akan menaik-turunkan penumpang mulai dari bus stop Pertigaan Pejaten Barat hingga Jalan Puri Muara 3.
Kebijakan peniadaan layanan pada titik-titik tersebut dipastikan berlaku untuk kedua arah perjalanan, baik yang menuju Pasar Minggu maupun ke arah Velbak.
Baca Juga: Hujan Deras Lumpuhkan Tiga Koridor Transjakarta, Rute Dialihkan karena Pohon Tumbang
"Sementara tidak melayani bus stop Pertigaan Pejaten Barat sampai Jalan Puri Muara 3 untuk kedua arah," lanjut keterangan tertulis dalam unggahan tersebut.
Pihak manajemen Transjakarta juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan perjalanan yang terjadi di jam sibuk ini.
Masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan situasi terkini melalui aplikasi resmi maupun kanal media sosial Transjakarta.
Berita Terkait
-
Hujan Deras Lumpuhkan Tiga Koridor Transjakarta, Rute Dialihkan karena Pohon Tumbang
-
Moncong Truk Trailer Ringsek 'Cium' Separator Busway Daan Mogot, Jalur TransJakarta Sempat Tertutup
-
Ramalan Ahok Soal Banjir Sampai Monas Meleset, Ini Kata Pramono Anung
-
Waspada Rob! Malam Minggu Pluit dan Marunda Masih Tergenang, BPBD DKI Jakarta Kebut Penyedotan Air
-
Sempat Terdampak Banjir Rob, Kawasan Ancol dan Penjaringan Berangsur Normal
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua
-
Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya
-
Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain
-
Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar