- Kejaksaan Agung mendapat informasi bahwa terdakwa korupsi digitalisasi pendidikan, Nadiem Makarim, pascaoperasi telah sehat.
- Sidang kasus dugaan korupsi digitalisasi pendidikan yang melibatkan Nadiem Makarim sempat ditunda karena alasan kesehatan.
- Jaksa Penuntut Umum mendakwa Nadiem menerima aliran dana fantastis senilai Rp809 miliar dalam kasus tersebut.
Suara.com - Kejaksaan Agung mengungkap kondisi terdakwa kasus dugaan korupsi digitalisasi pendidikan, Nadiem Makarim pasca operasi.
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna mengatakan dari informasi yang diterima oleh pihaknya Nadiem sudah dalam kondisi sehat dan bisa melakukan aktivitas.
“Kalau menurut informasi dari penuntut umum, bahwa berdasarkan keterangan dokter yang bersangkutan sudah sehat, dan bisa melakukan aktivitas kembali,” kata Anang, di Kejagung, Selasa (23/12/2025).
Namun, ia belum bisa memastikan apakah Nadiem bisa hadir dalam persidangan atau tidak.
“Namun demikian nanti kita lihat perkembangan,” katanya.
Sementara itu, kuasa hukum Nadiem Makarim, Dodi S Abdulkadir mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat informasi terbaru dari dokter tentang kondisi kliennya.
“Belum ada update dari dokter. Masih pemulihan, masih dalam perawatan,” kata Dodi.
Dodi menyebut, sebelum dokter menyatakan sehat maka Nadiem belum bisa ikut dalam persidangan.
“Sebelum dokter menyatakan sehat maka secara hukum tidak bisa sidang,” katanya.
Baca Juga: Kejagung Buka Kemungkinan Tersangka Baru Kasus Pemerasan Jaksa, Pimpinan Juga Bisa Terseret
Sebelumnya, sidang dugaan korupsi digitalisasi pendidikan, atas terdakwa Nadiem Makarim, terpaksa ditunda.
Mantan Mendikbudristek itu, berhalangan hadir karena kondisi kesehatan yang belum stabil pasca-menjalani operasi fistula ani pada Jumat (12/12) lalu.
Meski Nadiem absen, atmosfer persidangan tetap memanas. Jaksa Penuntut Umum (JPU) melempar "bom" dakwaan yang menyebut Nadiem menerima aliran dana fantastis sebesar Rp809 miliar terkait proyek tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan
-
Bersenjata Tajam di Jam Rawan, Remaja Diamankan Patroli Gabungan di Matraman
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK