- Panglima TNI merotasi 187 perwira tinggi menjelang akhir 2025 berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025.
- Rotasi jabatan signifikan terjadi pada Kapuspen TNI yang kini dijabat Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.
- Pergeseran strategis juga meliputi posisi penting di TNI AD, TNI AL, dan TNI AU.
Suara.com - Menjelang penutupan tahun 2025, pucuk pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan perombakan besar dalam struktur organisasinya.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi merotasi sejumlah pejabat tinggi di berbagai posisi strategis guna memperkuat performa dan profesionalisme satuan.
Langkah mutasi ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 yang diterbitkan pada pertengahan Desember 2025.
Berdasarkan data resmi yang dirilis di Jakarta pada Selasa (23/12), terdapat total 187 perwira tinggi (Pati) yang masuk dalam daftar pergeseran jabatan tersebut.
Secara rinci, rotasi ini mencakup 109 Pati dari Angkatan Darat (TNI AD), 36 Pati dari Angkatan Laut (TNI AL), dan 42 Pati dari Angkatan Udara (TNI AU).
Komando Puspen TNI Berpindah Tangan
Salah satu pergantian yang paling menyedot perhatian adalah di posisi juru bicara markas besar. Jabatan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI kini resmi diemban oleh Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.
Ia menggantikan Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah yang sebelumnya menjabat.
Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa pergantian ini merupakan bagian dari siklus regenerasi kepemimpinan yang sehat di tubuh militer.
Baca Juga: Polemik Lahan Tambang Emas Ketapang Memanas: PT SRM Bantah Penyerangan, TNI Ungkap Kronologi Berbeda
Menurutnya, perubahan personil di level atas sangat penting untuk menjaga kesiapan organisasi dalam menghadapi tantangan keamanan yang dinamis.
Pergeseran Strategis di Lingkungan TNI AD
Di matra darat, sejumlah nama mendapatkan amanah baru di pos-pos penting. Di antaranya adalah:
- Danpuspenerbad: Jabatan ini kini dipegang oleh Brigjen TNI Mochamad Masrukin (sebelumnya Wadanpuspenerbad), menggantikan Mayjen TNI Zainuddin yang kini bertugas di Lemhannas.
- Panglima Divif 2 Kostrad: Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun ditunjuk sebagai pimpinan baru Divisi Infanteri 2 Kostrad, menggantikan Mayjen TNI Susilo yang bergeser menjadi Pa Sahli Tk. III Kasad.
Penyegaran di Matra Laut dan Udara
TNI Angkatan Laut juga menempatkan pejabat baru pada posisi komando kewilayahan. Laksma TNI Sumarji Bimoaji kini dipercaya sebagai Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII.
Ia menggantikan Laksda TNI Phundi Rusbandi yang ditarik menjadi Staf Ahli Tingkat III di Mabesal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Beda Versi TNI dan Polri, Penanganan Kasus Andrie Yunus Dianggap Kental Bernuansa Politis
-
Modus Black Dollar Terbongkar! 2 WNA Liberia Tak Berkutik Diciduk di Meja Makan Apartemen Meruya
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Operasi Senyap Intelijen Iran: 14 Mata-mata AS-Israel Ditangkap di 4 Provinsi
-
KPK Klaim Ada Perkembangan Baik Penanganan Kasus Kuota Haji
-
Tanggapi soal Pencopotan Kabais TNI Pasca Penyiraman Air Keras, TAUD: Pengusutan Harus Menyeluruh
-
Bongkar Strategi Iran Lawan AS-Israel, Pengamat: Tak Perlu Menang, Bertahan Saja Sudah Sukses
-
Donald Trump Klaim Ditawari Iran Jadi Ayatollah: Tapi Saya Tolak
-
Prof Yon: Indonesia Lebih Baik Mundur dari BOP Jika Hanya Jadi Bayang-bayang Amerika dan Israel
-
Sempat Kritis Selama 6 Hari, Wanita di Cengkareng Tewas Ditikam Pisau Dapur Oleh Kekasih