Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
- Pramono mengakui prediksinya meleset karena tekanan Jakarta justru meningkat pasca rencana IKN.
- Pramono terkejut melihat minat tinggi pada lowongan PPSU, di mana 37.000 orang melamar untuk 1.100 kuota.
- Tantangan utama Jakarta kini adalah meningkatnya ketimpangan sosial (Gini Ratio) yang diatasi dengan alokasi anggaran subsidi besar.
Untuk meredam dampak tersebut, Pemprov DKI terus menggelontorkan anggaran subsidi di sektor dasar.
Tercatat, hampir Rp2 triliun dialokasikan untuk beasiswa bagi 707.920 siswa (SD-SMA) dan 16.920 mahasiswa kurang mampu.
Selain itu, akses kesehatan gratis di 31 rumah sakit dan ratusan puskesmas terus diperkuat.
“Kami juga menyadari bahwa problem utama di Jakarta yang sampai hari ini tidak terpecahkan itu Gini Ratio-nya naik. Karena orang... semua orang kaya di republik ini kan ada di Jakarta,” kata dia.
"Itulah yang jadi problem yang utama di Jakarta yang saya merasa yang itu menjadi PR saya yang harus diselesaikan," lanjutnya.
Reporter: Dinda Pramesti K
Komentar
Berita Terkait
-
Khusus Malam Tahun Baru 2026, MRT Jakarta Perpanjang Jam Operasional Hingga Dini Hari
-
Pemprov DKI Jakarta Hibahkan 14 Armada Damkar ke 14 Daerah, Ini Daftar Lengkapnya!
-
Said Iqbal Bandingkan Gaji Wartawan Jakarta dan Bekasi: Kalah dari Buruh Pembuat Panci!
-
Kisah Pramono Anung Panggil Damkar Jakarta Demi Evakuasi 'Keluarga' Kucing di Atap Rumah
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura