- DLH DKI Jakarta mengerahkan 3.845 personel membersihkan sampah pasca perayaan Tahun Baru 2026.
- Pembersihan difokuskan pada area pusat massa seperti Monas dan Bundaran HI sebelum pukul 05.00 WIB.
- Keberhasilan pembersihan didukung sinergi petugas dan kesadaran masyarakat menjaga ketertiban lingkungan.
Suara.com - Wajah Jakarta kembali bersolek usai gegap gempita perayaan Malam Tahun Baru 2026 bertajuk "Jakarta Global City: From Jakarta with Love" yang berpusat di jantung ibu kota.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung tancap gas mengerahkan ribuan personel untuk menyisir sisa-sisa sampah yang tertinggal di berbagai titik keramaian.
Langkah ini diklaim membuahkan hasil yang memuaskan lantaran seluruh lokasi perayaan kembali bersih bahkan sebelum pukul 05.00 WIB.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengungkapkan bahwa fokus utama pembersihan menyasar area yang menjadi pusat konsentrasi massa.
“Pembersihan difokuskan pada lokasi-lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan, seperti kawasan Monas, Bundaran HI, serta koridor Sudirman-MH Thamrin,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (1/1/2026).
Sebanyak 3.845 personel kebersihan diterjunkan secara serentak di lima wilayah kota administrasi hingga merambah ke wilayah Kepulauan Seribu.
Pergerakan Pasukan Oranye ini turut didukung oleh berbagai armada canggih mulai dari truk sampah, road sweeper, hingga bus toilet yang bersiaga sepanjang malam.
Proses pembersihan di lapangan sempat menemui tantangan tersendiri akibat guyuran hujan ringan serta padatnya pedagang kaki lima di sepanjang jalan protokol.
Kondisi tersebut memaksa petugas untuk bekerja lebih intensif dengan melakukan penyapuan secara manual menggunakan alat tradisional demi menjangkau sudut-sudut jalan yang sulit dilewati kendaraan.
Baca Juga: Pasukan Orange Tuntaskan Bersih-Bersih Sisa Perayaan Tahun Baru Sebelum Subuh
“Penanganan dilakukan secara menyeluruh, mencakup jalan utama, trotoar, taman kota, kawasan wisata unggulan, hingga fasilitas umum, dengan dukungan armada dan sarana kebersihan yang memadai,” kata Asep.
Asep tak lupa memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dengan menjaga ketertiban dan tidak membuang sampah sembarangan selama acara berlangsung.
Menurutnya, sinergi antara kesiapsiagaan petugas dan kesadaran warga menjadi kunci utama Jakarta bisa kembali rapi dalam waktu singkat.
“Ruang publik harus segera kembali nyaman setelah digunakan bersama. Karena itu, pembersihan kami lakukan secara cepat dan menyeluruh,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap momentum kebersihan ini tetap terjaga sehingga masyarakat dapat langsung menikmati fasilitas publik dengan nyaman di hari pertama tahun 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar