- Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengunjungi Aceh Tamiang pada akhir 2025 guna memastikan pemulihan pascabencana berjalan lancar.
- Sebanyak 1.102 personel Polri dikerahkan untuk membersihkan 38 sekolah agar dapat beroperasi kembali pada 5 Januari.
- Kapolri juga meninjau lokasi pembangunan Hunian Tetap dan Sementara bagi warga yang terdampak bencana di wilayah tersebut.
Suara.com - Di penghujung 2025, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tamiang untuk memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan tanpa hambatan.
Fokus utamanya satu: memastikan anak-anak sekolah bisa kembali belajar di kelas pada awal tahun baru.
Sambil meninjau langsung pembersihan SMP Swasta Islam, TK Bhayangkari, hingga Asrama Polisi (Aspol) Kota Kuala Simpang pada Rabu (31/12/2025), Jenderal Sigit menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti lama akibat bencana.
"Harapan kita, khusus untuk sekolah-sekolah, tanggal 5 Januari sudah bisa masuk. Kita lakukan pembersihan dengan cepat agar aktivitas belajar mengajar kembali normal," ujar Sigit dengan optimis di tengah kegiatannya meninjau lokasi.
Polri tidak main-main dalam misi kemanusiaan ini. Sebanyak 1.102 personel kepolisian dikerahkan ke titik-titik terdampak, lengkap dengan berbagai alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material sisa bencana.
Di Aceh Tamiang saja, tercatat ada 38 sekolah yang kini tengah dikebut pembersihannya melalui aksi gotong royong antara polisi, warga, dan pihak sekolah.
"Kita kejar di sisa waktu yang ada," ucap Kapolri, menekankan urgensi waktu yang tinggal hitungan hari.
Selain fasilitas pendidikan, Jenderal Sigit juga menaruh perhatian besar pada tempat tinggal warga yang rusak.
Ia meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) yang diinisiasi oleh Polri.
Baca Juga: Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
Ia ingin memastikan bahwa masyarakat yang kehilangan tempat tinggal segera mendapatkan kepastian.
"Kita ingin pastikan ada progres nyata, mulai dari pembersihan hingga pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak," imbuhnya.
Langkah cepat di Aceh Tamiang ini merupakan bagian dari komitmen besar Polri dalam penanggulangan bencana di wilayah Sumatera, termasuk Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) yang juga mengalami musibah serupa.
Kapolri memastikan bahwa Polri akan terus mengawal seluruh proses transisi, mulai dari masa tanggap darurat, rekonstruksi, hingga relokasi warga ke tempat yang lebih aman.
"Polri bersama masyarakat dan seluruh stakeholder akan terus bersinergi sampai kondisi benar-benar pulih dan aktivitas warga kembali normal," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi BUMN Bangun Huntara bagi Korban Bencana di Aceh Tamiang
-
'Tidak Ada Nasi Hari Ini', Anak Aceh Bertahan dengan Satu Sendok Makan
-
Jawaban Dasco Setelah Dengarkan Curhat Pilu Bupati Aceh Utara Ayahwa
-
Ciptakan Ruang Aman Pascabencana, 'Zona Anak' Hadir di Aceh Tamiang
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya