- Keluarga di Tanjung Priok ditemukan tak berdaya pada Jumat (2/1/2026) pagi oleh salah satu anak korban.
- Tiga anggota keluarga meninggal dunia, sementara satu lainnya kritis dan telah dibawa ke RSUD Koja.
- Polisi menduga awal penyebab kematian adalah keracunan makanan setelah temuan mulut mengeluarkan busa.
Suara.com - Warga Jalan Warakas VIII, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan satu keluarga yang tergeletak tak berdaya di dalam rumah kontrakan mereka pada Jumat (2/1/2026).
Peristiwa memilukan ini menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar terkait penyebab kematian para korban.
Berikut tujuh fakta terkait tewasnya satu keluarga di dalam rumah kontrakan tersebut:
1. Ditemukan Pertama Kali oleh Anak Korban
Kejadian ini terungkap setelah salah satu anak korban pulang kerja pada Jumat (2/1/2026) pagi.
Saat memasuki rumah kontrakan, ia mendapati anggota keluarganya sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan posisi tersebar di beberapa ruangan.
2. Tiga Orang Meninggal Dunia di Tempat
Dari empat orang yang berada di kontrakan tersebut, tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Korban tewas terdiri dari seorang ibu dan dua anaknya.
Ketiga korban berinisial SS (50), serta dua anaknya AAJ (27) dan AAB (13).
Para jenazah ditemukan di satu rumah namun berada di ruangan berbeda, yakni ruang tamu dan kamar tidur.
3. Satu Korban dalam Keadaan Kritis
Satu anggota keluarga lainnya berinisial ASJ (22) ditemukan masih bernapas meski dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Teriakan Histeris Anak Pulang Kerja Ungkap Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
Petugas bersama warga segera melarikannya ke RSUD Koja, Jakarta Utara, untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Hingga saat ini, kondisi ASJ masih dipantau secara intensif oleh tim medis.
4. Mulut Korban Mengeluarkan Busa
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal oleh tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok, ketiga jenazah ditemukan dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.
Temuan ini memicu dugaan awal terkait penyebab kematian korban. Namun, polisi belum dapat menyimpulkan secara pasti.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut.
5. Dugaan Awal Keracunan Makanan
Pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya botol air mineral kemasan, ponsel milik korban, serta beberapa bungkus makanan yang ditemukan di tempat sampah.
Berita Terkait
-
Teriakan Histeris Anak Pulang Kerja Ungkap Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Pemerintah Tetapkan SOP Ketat Cegah Masuknya Zat Radioaktif di Tanjung Priok
-
Pensiunan Guru di Sumbar Tewas Bersimbah Darah Usai Salat Subuh
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Makin Sulit Ditebak, Pasar 'Wait and See' Momentum Perang AS - Iran
-
Kebakaran di Kawasan Bromo: Mengapa Pemulihan Ekosistem Tak Bisa Sekadar Menanam Pohon?
-
Febrie Adriansyah Tak Masalah Emas 74 Kg Disita, Tapi Minta Dokumen dan Foto Keluarga Dikembalikan
-
Penentuan Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga, Menko Airlangga Akui Data DTSEN Tak Permanen
-
5 HP OPPO yang Mirip iPhone, Desain Premium Mulai Rp2 Jutaan
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
OPM Klaim Markas Puncak Jaya Digempur Drone Militer Indonesia, Begini Kondisinya
-
Saat Rambut Memutih dan Langkah Melambat: Sebuah Renungan Tentang Pulang
-
Peluang Emil Audero Gabung Juventus Semakin Tipis, Ini Penyebabnya
-
Dari Belajar - Menjadi Dampak, United Tractors Hadirkan UNTUK Indonesia