- Keluarga di Tanjung Priok ditemukan tak berdaya pada Jumat (2/1/2026) pagi oleh salah satu anak korban.
- Tiga anggota keluarga meninggal dunia, sementara satu lainnya kritis dan telah dibawa ke RSUD Koja.
- Polisi menduga awal penyebab kematian adalah keracunan makanan setelah temuan mulut mengeluarkan busa.
Dugaan sementara mengarah pada keracunan makanan. Meski demikian, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan atau murni kecelakaan.
6. Sang Ayah Telah Meninggal Dunia Setahun Lalu
Informasi dari warga sekitar menyebutkan keluarga tersebut tinggal berlima, terdiri dari seorang ibu dan empat anak.
Sang ayah atau kepala keluarga diketahui telah meninggal dunia sekitar satu tahun lalu, sehingga keluarga tersebut hanya bertahan hidup di rumah kontrakan itu.
7. Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Kapolsek Tanjung Priok bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara telah memasang garis polisi di lokasi kejadian.
Selain menunggu hasil autopsi dari RS Polri, polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk anak yang pertama kali menemukan korban serta para tetangga, guna mengungkap penyebab pasti tragedi ini.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Teriakan Histeris Anak Pulang Kerja Ungkap Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kontrakan Tanjung Priok, Satu Anak Kritis
-
Pemerintah Tetapkan SOP Ketat Cegah Masuknya Zat Radioaktif di Tanjung Priok
-
Pensiunan Guru di Sumbar Tewas Bersimbah Darah Usai Salat Subuh
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda
-
Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat
-
Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
-
Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir