- Sebuah bus Transjakarta mengeluarkan asap putih pekat di Buperta, Jakarta Timur, pada Rabu pagi, 31 Desember 2025.
- Insiden tersebut disebabkan oleh fenomena mekanis *diesel runaway* akibat kebocoran pada komponen turbo bus.
- Bus bernomor lambung 18173 tersebut kosong penumpang dan langsung dievakuasi untuk perawatan intensif di depo.
Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan rekaman video yang memperlihatkan satu unit bus Transjakarta mengeluarkan kepulan asap putih pekat di kawasan Buperta, Cibubur, Jakarta Timur.
Potongan tayangan ditampilkan dalam salah satu unggahan akun Instagram Lensa Berita Jakarta hari ini, Kamis (1/1/2026).
Peristiwa yang sempat memicu perhatian warga di sekitar lokasi tersebut segera ditanggapi oleh pihak manajemen PT Transjakarta.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, memberikan klarifikasi terkait insiden yang menimpa armada bus operator MYS dengan nomor lambung 18173 tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi, peristiwa bus berasap itu sebenarnya terjadi pada Rabu (31/12/2025) pagi, sekitar pukul 07:50 WIB.
"Kejadiannya di Rute 7C," ujar Ayu saat dikonfirmasi.
Armada diketahui sedang dalam status split atau dalam perjalanan pulang menuju pangkalan untuk beristirahat sejenak sebelum kembali beroperasi sesuai jadwal.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa bus mengalami fenomena mekanis berupa diesel runaway yang dipicu oleh kerusakan komponen internal.
"Turbo mengalami kebocoran," ungkap Ayu.
Baca Juga: Tiga Koridor TransJakarta Terdampak Imbas Truk Hantam Separator di Dua Halte
Beruntung saat gangguan mesin terjadi, tidak ada satu pun pelanggan yang berada di dalam kabin bus, sehingga tidak ada korban dalam insiden ini.
Sesaat setelah kepulan asap muncul, petugas terkait juga langsung melakukan pemeriksaan awal secara sigap di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi armada.
Meski telah dilakukan pengecekan di tempat, bus tetap diputuskan untuk dipulangkan ke depo demi mendapatkan perawatan intensif.
"Untuk pengecekan menyeluruh sesuai prosedur," tambah Ayu.
Langkah evakuasi ke pangkalan dilakukan sebagai bentuk mitigasi agar gangguan serupa tidak terulang kembali saat bus kembali melayani masyarakat.
Transjakarta menegaskan bahwa mereka tidak akan menoleransi adanya potensi bahaya pada setiap armada yang beroperasi di lintasan.
"Kami sangat fokus pada keamanan dan keselamatan pelanggan," tegas Ayu menutup penjelasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN