- Ketua Ormas Firdaus Oiwobo polisikan DJ Donny atas dugaan pencemaran nama baik.
- Laporan ini buntut tuduhan Firdaus sebagai dalang teror bom molotov.
- Sebelumnya, rumah DJ Donny diteror setelah ia mengkritik pemerintah soal bencana.
Suara.com - Ketua Umum Ormas Ternak Mulyono (Termul), Firdaus Oiwobo, secara resmi melaporkan influencer Ramond Donny Adam atau DJ Donny ke Polres Tangerang Selatan. Laporan ini terkait dugaan pencemaran nama baik, buntut dari tuduhan bahwa Firdaus merupakan dalang di balik aksi teror yang dialami DJ Donny.
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/21/I/2026/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA dan dibuat pada Sabtu, 3 Januari 2026. Dalam laporannya, Firdaus menuding DJ Donny telah melanggar Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat (3) UU ITE.
Melalui akun Instagram-nya, Firdaus menantang DJ Donny untuk membuktikan tuduhannya di ranah hukum, bukan sekadar di media sosial.
“Silahkan dibawa buktinya yah kalau memang gue otak dan dalang aksi di rumah Dj Dhony, engga usah koar-koar di medsos,” tulis akun @m.firdausoiwobo_sh, dikutip Minggu (4/1/2026).
“Tuh udah gue buka ruang administrasi hukumnya, buktikan. Gue tunggu dengan cara yang profesional,” imbuhnya.
Buntut Aksi Teror Molotov
Laporan ini merupakan eskalasi dari perseteruan keduanya. Sebelumnya, DJ Donny mengalami serangkaian teror, puncaknya adalah pelemparan bom molotov ke rumahnya oleh orang tak dikenal. Insiden ini terjadi setelah ia aktif mengkritisi pemerintah terkait penanganan bencana di Sumatra.
Menanggapi aksi teror tersebut, Firdaus justru mengkritik Donny yang dinilainya terlalu cepat menuding pemerintah sebagai pelaku. Firdaus juga menilai Donny bukanlah tokoh berpengaruh yang perlu bersikap seolah-olah menjadi target operasi.
Baca Juga: LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Presiden Korsel Kecam Israel usai Warganya Ditahan, Ancam Balas Dendam ke Netanyahu
-
Tak Kapok! Dosen UPN Yogyakarta Kembali Diproses Kasus Kekerasan Seksual Meski Pernah Disanksi
-
Ketersediaan Hewan Kurban Iduladha 2026 di Jabar Diperkirakan Mencukupi
-
DJKI Selesaikan 119 Pengaduan Perkara Tindak Pidana KI
-
'Pengadilan Jadi Dagelan', Kritik Keras Mahfud MD di 28 Tahun Reformasi
-
Geger! Artis Twisha Sharma Tewas Misterius di Rumah, Diduga Disiksa Suami yang Seorang Pengacara
-
Makin Panas, Makin Banyak AC: Mengapa Kota Tetap Perlu Solusi Iklim Kolektif?
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
-
Diduga Diancam Pakai Pistol dan Disandera, Ilma Sani Polisikan Oknum GRIB Jaya
-
Rumah Sakit Ebola di Kongo Dibakar Keluarga Pasien Terjangkit, Dilarang Bawa Jenazah Keluar RS