- Tumpukan sampah setinggi dua meter meluber di Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangsel, menyebabkan kemacetan parah sejak awal 2026.
- Pengiriman sampah dari Tangsel ke TPSA Cilowong dihentikan sementara karena penolakan warga Kota Serang per 6 Januari 2026.
- Pemkot Tangsel fokus pada penataan TPA Cipeucang dan proyek Pembangkit Listrik Sampah sebagai solusi darurat.
Warga setempat secara tegas menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pengiriman sampah yang berasal dari wilayah Tangerang Selatan menuju Tempat Pengolahan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong.
Akibat tekanan massa tersebut, DLH Kota Serang secara resmi menutup pintu bagi truk-truk pengangkut sampah asal Tangsel per 6 Januari 2026 sore hari, yang seketika memutus rantai pembuangan akhir limbah warga Tangsel.
Aksi protes yang digelar warga di Kantor Kecamatan Taktakan pada Selasa (6/1/2026) mempertegas adanya kebuntuan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dengan membentangkan spanduk penolakan, warga mengirimkan sinyal keras bahwa mereka merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan strategis yang berdampak langsung pada lingkungan mereka.
4. Titik Pasar Cimanggis Menyerupai Atap Bangunan
Kondisi di sekitar Pasar Cimanggis, Ciputat, saat ini terpantau sangat buruk dengan akumulasi sampah yang menggunung hingga ketinggiannya hampir menyamai atap bangunan pasar.
Timbunan limbah ini tak lagi hanya memenuhi tempat penampungan, tetapi sudah meluber jauh ke badan jalan, sehingga merampas hak pengguna jalan dan menghambat arus lalu lintas kendaraan.
Akibatnya, para pengendara yang melintas harus ekstra waspada dan melaju perlahan demi menghindari gundukan sampah tersebut. Tak sedikit juga warga yang tergesa-gesa sambil menutup hidung rapat-rapat, karena tak kuat menahan aroma busuk yang sangat menyengat dan menusuk hidung.
Diketahui gunungan limbah tersebut didominasi oleh tumpukan sampah domestik atau sisa kegiatan rumah tangga yang dikemas secara praktis menggunakan kantong-kantong plastik kresek dalam berbagai ukuran dan warna.
Baca Juga: IBL 2026: Misi Tangerang Hawks Melangkah Lebih Jauh
5. Keluhan Warga dan Pengendara
Dampak buruk dari krisis sampah ini mulai memukul sektor ekonomi lokal, di mana warga dan para pedagang yang berjualan di sekitar titik penumpukan mengeluhkan penurunan jumlah pembeli.
Penurunan omset ini terjadi lantaran aroma busuk yang sangat menyengat dan menusuk hidung membuat pelanggan merasa enggan serta tidak nyaman untuk sekedar singgah atau berbelanja di kawasan tersebut.
Selain itu, melubernya gunungan sampah ke tengah jalan telah memicu penyempitan lajur kendaraan yang signifikan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas terutama bagi pengendara roda dua.
6. Solusi Penanganan dari Pemerintah Setempat
Dalam upaya menangani persoalan tumpukan sampah yang mulai mengepung kota, Pemkot Tangsel kini tengah mempercepat proses penataan dan revitalisasi di TPA Cipeucang, Serpong.
Fokus utamanya adalah memperluas area penimbunan atau landfill agar mampu menampung volume sampah harian yang terus meningkat tajam.
Di sisi lain, Pemkot juga menawarkan solusi jangka panjang yang lebih berkelanjutan melalui rencana pembangunan unit Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Proyek ini diharapkan menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah sampah di Tangerang Selatan, dengan cara mengintegrasikan teknologi pengolahan sampah modern.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
-
Akselerasi Ekonomi Hijau, Wali Kota Tangsel Pacu 100 Hari Pembenahan Sampah Terintegrasi
-
Serang Setop Kiriman Ratusan Ton Sampah dari Tangsel, Ada Apa?
-
Gunungan Sampah di Ciputat Muncul Lagi, Bikin Macet Parah, Bau Busuk Menyerang
-
IBL 2026: Misi Tangerang Hawks Melangkah Lebih Jauh
-
Dituduh Dalangi Teror, Firdaus Oiwobo Polisikan DJ Donny terkait Pencemaran Nama Baik
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas