- Gubernur DKI Jakarta akan segera melaksanakan *groundbreaking* MRT rute Duta Merlin hingga Kota Tua dalam waktu dekat.
- Operasi penuh MRT fase Monas ditargetkan selesai pada tahun 2027, dan Kota Tua rampung total tahun 2029.
- Pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) di Pasar Baru, Glodok, dan Kota Tua mulai dikerjakan pertengahan 2026.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengemukakan rencana besar terkait keberlanjutan proyek transportasi massal Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta.
Rencana pengerjaan rute baru kini tengah memasuki babak krusial, dengan agenda peletakan batu pertama yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Sekarang ini kan konsentrasi kami sedang menyelesaikan MRT. Mungkin kalau tidak minggu-minggu ini atau minggu depan, kami akan mulai groundbreaking untuk MRT yang ada di Duta Merlin, untuk pekerjaan seterusnya sampai dengan Kota Tua,” ujar Pramono di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).
Pramono juga menekankan pentingnya ketepatan waktu dalam pengerjaan infrastruktur vital ini agar masyarakat dapat segera mencicipi manfaatnya secara optimal.
Ia bahkan mengaku sudah memberikan instruksi khusus kepada jajaran direksi MRT Jakarta guna memastikan seluruh fase proyek berjalan sesuai lini masa yang ditetapkan.
“Harapan saya, dan saya sudah meminta kepada Pak Dirut MRT untuk bisa on schedule atau lebih baik. Di Monas itu sudah bisa beroperasi penuh sampai dengan 2027. Kemudian Kota Tua akan beroperasi penuh, selesai semuanya sampai dengan 2029,” tuturnya.
Selain memacu pembangunan jalur rel, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mulai menyisir pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD).
Kawasan Pasar Baru menjadi salah satu titik strategis yang bakal diintegrasikan dengan TOD Monas, guna menghidupkan kembali denyut ekonomi dan pariwisata di sana.
“Nah, bagaimana dengan Pasar Baru? Karena Pasar Baru nanti pengembangan dari TOD Monas, maka setelah itu selesai, bahkan sebelumnya, pasti akan kami kerjakan,” jelas Pramono.
Baca Juga: Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
Pengerjaan penataan di kawasan bersejarah tersebut dijadwalkan mulai dieksekusi secara masif pada pertengahan tahun 2026 mendatang.
Upaya ini mencakup langkah-langkah untuk membenahi estetika wilayah agar lebih rapi di sejumlah titik ikonik yang ada di Ibu Kota.
“Jadi pertengahan tahun ini, mulai kami rapikan dan kami kerjakan untuk Pasar Baru, Glodok, Pecinan, dan juga Kota Tua,” pungkas Pramono.
Berita Terkait
-
Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
-
Buruh Tuntut UMP DKI Rp5,89 Juta, Said Iqbal: Ngopi di Hotel Saja Rp50 Ribu!
-
Adhi Karya Klaim Masih Dibahas, Pemprov DKI Tetap Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Pekan Depan
-
Buruh Demo di Istana Tuntut Kenaikan UMP, Pramono Anung Beri Satu Pesan Penting untuk Massa Aksi
-
Awas Macet! Simak Detail Rekayasa Lalu Lintas MRT Jakarta di Harmoni-Mangga Besar Selama 8 Bulan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan
-
Sindir Kejahatan di Tubuh Jaksa, Mahasiswa Desak DPR Kawal Kasus Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dulu Diandalkan, Sekarang Jadi Ancaman, Mengapa Jokowi Disebut Cemas dengan Jampidsus Febrie?
-
KPK Curiga Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Pakai Nama Orang Lain Tanpa Hubungan Keluarga