- Warga Desa Panyaksagan Bangkalan menemukan cairan coklat pekat menyerupai minyak bumi pada Kamis (8/1/2026) saat mengebor sumur air.
- Semburan cairan yang mudah terbakar tersebut mencapai ketinggian lima meter sebelum akhirnya surut setelah kedalaman 105 meter.
- BPBD dan DLH Bangkalan mengambil sampel cairan dan melokalisir area, berkoordinasi untuk uji laboratorium ke ESDM Provinsi Jatim.
Dalam sebuah uji coba sederhana yang dilakukan warga di lokasi, cairan hitam tersebut menyala ketika disulut api.
Hal ini memperkuat dugaan bahwa kandungan tersebut adalah minyak bumi atau zat hidrokarbon.
4. Area Langsung Disterilkan dengan Garis Polisi
Guna menjaga keamanan dan keselamatan warga, pihak kepolisian telah memasang garis polisi (police line) di sekitar lokasi penemuan.
Langkah ini diambil untuk mencegah warga mendekat, terutama karena adanya risiko kebakaran yang tinggi mengingat sifat cairan yang mudah menyala.
Petugas mengimbau warga untuk tidak menyalakan api atau merokok di dekat area tersebut.
5. BPBD dan DLH Lakukan Uji Laboratorium
Pemerintah Kabupaten Bangkalan bergerak cepat menanggapi temuan tersebut dengan menerjunkan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke lokasi untuk melakukan peninjauan lapangan dan pengambilan sampel cairan.
Langkah awal yang dilakukan yakni melokalisir tumpahan agar tidak mencemari saluran air warga maupun lahan pertanian di sekitar lokasi.
Baca Juga: Atasi Krisis Air, Brimob Polri Targetkan 100 Titik Sumur Bor untuk Warga Aceh Tamiang
Kepala BPBD Bangkalan, Zainul Qomar, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan DLH dan Bagian Perekonomian Pemkab Bangkalan sebagai dasar pelaporan ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna dilakukan uji laboratorium.
6. Kasus Serupa di Desa Tramok
Peristiwa sumur bor yang mengeluarkan cairan diduga minyak mentah di Desa Panyaksagan, Kecamatan Klampis, bukan kali pertama terjadi di Bangkalan.
Sebelumnya, kejadian serupa juga tercatat pada September 2025 di Dusun Lonbilleh, Desa Tramok, Kecamatan Kokop.
Saat itu, pengeboran yang dilakukan warga di wilayah tersebut memicu keluarnya cairan menyerupai minyak mentah ketika lubang bor mencapai kedalaman sekitar 59 meter.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Polri Bangun Raturan Sumur Bor di Sumatra: Sudah Berapa Titik yang Aktif?
-
Sejarah! Produksi Sumur Minyak Rakyat Dibeli Pertamina di Jambi
-
Bahlil Buka-bukaan Amblil Langkah Berani Legalkan Sumur Rakyat
-
Dengarkan Keluhan Warga Soal Air Bersih di Wilayah Longsor, Bobby Nasution Akan Bangunkan Sumur Bor
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran
-
Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf
-
Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak
-
Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran