- Polri dan Bea Cukai Bandara Soetta menggagalkan penyelundupan 1,6 kg sabu oleh dua WN Pakistan pada 9 Januari 2026.
- Pasutri Javed Muhammad dan Bibi Saima menyelundupkan sabu dengan menelan 162 kapsul narkotika dari Lahore.
- Petugas medis mengeluarkan total 159 kapsul sabu dari kedua tersangka melalui prosedur alami di RS Bhayangkara.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat lebih dari 1,6 kilogram.
Dua pelaku yang ditangkap merupakan pasangan suami-istri atau pasutri warga negara Pakistan, Javed Muhammad (35) dan Bibi Saima (28).
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menyebut keduanya kedapatan menyelundupkan sabu dengan metode ekstrem, yakni menelan 162 kapsul narkotika untuk mengelabui petugas.
“Pengungkapan kasus peredaran narkotika dengan barang bukti yang diduga jenis sabu dimasukkan ke dalam organ tubuh atau Swallowing (ditelan),” kata Eko kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta terkait dugaan penyelundupan narkoba oleh dua penumpang asing pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan segera melakukan penyelidikan di Terminal 3 Bandara Soetta.
“Tim mendapatkan informasi bahwa hasil pemeriksaan rontgen yang dilakukan terhadap dua orang tersangka berkewarganegaraan Pakistan yang diduga menyelundupkan narkoba dengan metode penyelundupan dengan cara ditelan atau dikenal sebagai body packing (atau internal drug concealment),” ucapnya.
Eko menjelaskan, narkoba tersebut dikemas dalam paket-paket kecil sebelum ditelan dan disimpan di dalam lambung serta usus kedua tersangka.
“Narkoba tersebut dikemas rapat dalam banyak paket kecil kemudian ditelan dan berada di lambung/usus,” sambungnya.
Baca Juga: Ammar Zoni Jalani Sidang Lanjutan, Saksi Beberkan Temuan Narkotika di Sel Tahanan
Berdasarkan pemeriksaan, Javed dan Bibi Saima diketahui terbang dari Lahore, Pakistan, menuju Indonesia melalui Bangkok, Thailand, dengan menggunakan maskapai Thai Airways.
Dari hasil tindakan medis, petugas berhasil mengeluarkan 97 kapsul sabu dari dalam perut Javed Muhammad dari total 100 kapsul yang terdeteksi.
“100 (seratus) buah kemasan berbentuk kapsul yang diduga berisikan narkotika jenis sabu yang berada di dalam perut tersangka Javed Muhammad (saat ini baru bisa dikeluarkan sejumlah 97 buah),” tuturnya.
Sementara itu, dari perut Bibi Saima berhasil dikeluarkan 62 kapsul sabu. Total barang bukti yang telah disita berjumlah 159 kapsul dengan berat sekitar 1.639,23 gram.
Proses pengeluaran kapsul sabu dilakukan secara alami oleh tim medis RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri.
“Pengeluaran barang bukti yang dilakukan oleh Tim medis RS. Bhayangkara TK.I Pusdokkes Polri dilakukan secara alami yaitu dengan memberikan obat perangsang BAB,” jelas Eko.
Saat ini, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif dan perawatan medis di RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri.
Berita Terkait
-
Perut Isinya Sekilo Sabu, Aksi Gila Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Demi Lolos di Bandara Soetta
-
Antisipasi Kerawanan Nataru, Kapolda Siagakan 224 Personel Gabungan di Bandara Soetta
-
Kejari Bogor Musnahkan 5 Kilogram Keripik Pisang Bercampur Narkotika
-
Ammar Zoni Jalani Sidang Lanjutan, Saksi Beberkan Temuan Narkotika di Sel Tahanan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!