- Rakernas I PDIP diadakan di Ancol Jakarta pada 10 Januari 2026 untuk merespons isu strategis nasional dan aspirasi rakyat.
- Partai akan membahas isu krusial seperti penurunan kualitas demokrasi, sistem pemilihan kepala daerah, dan geopolitik internasional.
- Isu lingkungan serta penanganan bencana menjadi fokus utama, dengan penekanan peran struktural partai dalam menjaga ekologi wilayah.
Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo, menegaskan bahwa partainya berkomitmen untuk merespons berbagai isu strategis nasional dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar bersamaan dengan HUT ke-53 PDIP.
Agenda besar ini berlangsung di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa Rakernas ini menjadi wadah bagi partai untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Rakernas akan membahas isu-isu nasional, maupun lokal yang akan diperjuangkan oleh sebuah partai," ujar Ganjar di sela-sela acara.
Mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut secara khusus menyoroti keresahan masyarakat terkait kualitas demokrasi di tanah air. Ia menyebut adanya penurunan rasa bebas dalam berpendapat yang harus menjadi perhatian serius partai.
"Kita dengarkan suara masyarakat, mereka mengeluhkan: 'Kok saya tidak merasa bebas lagi berbicara? Media tidak bisa lagi bebas berbicara?' Rasanya itu perlu kita perjuangkan. Jangan sampai nilai demokrasi kita turun. Mestinya kan kualitas demokrasi makin baik," katanya.
Selain isu demokrasi, sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) juga menjadi salah satu topik hangat yang masuk dalam meja pembahasan Rakernas. PDIP akan mendiskusikan apakah sistem pemilihan langsung tetap dipertahankan atau beralih melalui DPRD.
"Dan ini akan ada pembicaraan," kata Ganjar singkat menanggapi pertanyaan media terkait wacana tersebut.
Ganjar juga membawa perhatian pada dinamika geopolitik internasional. Ia menekankan bahwa Indonesia harus proaktif dan siap siaga menghadapi situasi dunia yang tidak menentu. Ia pun memberikan contoh nyata dari kebijakan luar negeri negara lain.
Baca Juga: Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
"Dalam konteks politik luar negeri kita, kita tidak boleh diam pada soal seperti ini," ujarnya.
"Swedia saja hari ini sudah mengirimkan (panduan) kepada rakyatnya untuk dia siap siaga dalam tiga hari hidup sendiri. Survive. Itu artinya di tengah situasi yang tak menentu seperti ini, negara mesti menyiapkan," ujarnya.
Di sektor domestik, isu lingkungan dan penanganan bencana menjadi poin krusial yang diamanatkan langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Ganjar menegaskan pentingnya peran "Tiga Pilar Partai" dalam menjaga tata ruang dan ekologi di wilayah masing-masing.
"Itulah perintah Ketua Umum, beberapa kali menyampaikan kepada Tiga Pilar Partai; apakah di struktural, kemudian di eksekutif maupun legislatif, agar mengontrol pada wilayah ini," jelasnya.
Meski Rakernas ini menjadi ajang konsolidasi besar pasca-Kongres VI, Ganjar mengakui bahwa penyelesaian berbagai persoalan bangsa membutuhkan proses yang berkesinambungan.
"Tidak bisa diselesaikan hari ini semuanya, agar masing-masing bisa menjalankan fungsinya," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tolak Wacana Pilkada via DPRD, Ganjar: Sikap PDI Perjuangan Sangat Jelas!
-
Jelang Rakernas 2026, PDIP Terbitkan Instruksi Keras Larang Kader Korupsi
-
Peta Dukungan Pilkada Lewat DPRD di Senayan, Siapa Ingin Ganti Suara Rakyat?
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja