- Operasi SAR di perairan Karimun berakhir setelah korban terakhir, Zainudin (33), ditemukan meninggal Sabtu pukul 15.27 WIB.
- Speed boat tenggelam Rabu (7/1) dini hari akibat cuaca buruk dan kerusakan mesin saat empat orang memancing.
- Ditemukannya seluruh penumpang, termasuk tiga selamat dan satu meninggal, menyebabkan operasi SAR gabungan resmi ditutup.
Suara.com - Operasi pencarian korban speed boat tenggelam di perairan depan Coastal Area, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), resmi berakhir setelah tim SAR gabungan menemukan satu korban terakhir dalam kondisi meninggal dunia. Korban diketahui bernama Zainudin (33).
Jasad Zainudin ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 15.27 WIB, berjarak kurang lebih 15 nanometer (NM) dari titik awal kejadian tenggelamnya kapal. Dengan ditemukannya korban tersebut, seluruh penumpang speed boat dipastikan telah ditemukan.
"Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani Tanjung Balai Karimun," kata Pelaksana Harian (PH) Kepala Kantor SAR Tanjungpinang M. Fatur Rachman dalam keterangannya, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (10/1/2026).
Fatur menyampaikan, setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Dengan telah ditemukannya seluruh korban, kata Fatur, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur SAR Gabungan kembali ke pangkalan masing-masing.
Dalam operasi pencarian tersebut, berbagai unsur SAR dikerahkan, mulai dari Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Satpolairud Polres Karimun, Lanal Tanjung Balai Karimun, hingga masyarakat setempat yang turut membantu pencarian di lapangan.
"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, sehingga pelaksanaan operasi SAR dapat berjalan dengan aman dan lancar," katanya.
Sebelumnya diberitakan, sebuah speed boat tenggelam di perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun. Insiden tersebut menyebabkan satu orang dinyatakan hilang, sementara tiga korban lainnya berhasil selamat.
Peristiwa bermula saat empat orang berangkat memancing dari Pintu Air Kolong menggunakan speed boat pancung bermesin 200 PK menuju perairan depan Coastal Area Karimun pada Rabu (7/1) sekitar pukul 23.00 WIB.
Baca Juga: Rem Blong di Tanjakan Flyover Ciputat, Truk Tronton Tabrak Truk hingga Melintang
Sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca dilaporkan memburuk. Para korban berniat menepi, namun mesin kapal mengalami kerusakan dan tidak dapat dihidupkan. Dalam kondisi tersebut, kapal dihantam ombak hingga terbalik, membuat seluruh penumpang terjatuh ke laut dan berupaya bertahan dengan mengapung menggunakan jerigen.
Tiga korban kemudian ditemukan selamat oleh KM Sempurna di perairan Pulau Pandan dan dievakuasi oleh Satpolairud Polres Karimun. Sementara satu korban lainnya sempat dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Berita Terkait
-
Rem Blong di Tanjakan Flyover Ciputat, Truk Tronton Tabrak Truk hingga Melintang
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Seorang Ibu Tewas Tertabrak Mobil saat Berjalan Kaki di Kalideres
-
Perjalanan Rombongan Guru Jakarta Berakhir Duka: Hiace Tabrak Truk di Tol Semarang, 1 Tewas
-
Rano Karno Jenguk Korban Kecelakaan SDN Kalibaru 01, Janji Kawal Proses Pemulihan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan
-
Pulang dari Malaysia, Eks PMI Asal Indramayu Sukses Bangun UMKM Berkat Dukungan BRI
-
6 Sepatu Lari Lokal Warna Biru dengan Teknologi Penunjang Kenyamanan
-
Berapa Nilai Transfer Elkan Baggott ke Millwall FC? Tembus Rekor Pribadi!
-
Cegah Penyalahgunaan Transaksi, BRI Perketat Klasifikasi Rekening Aktif Hingga Dormant
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots
-
JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian