- Dua truk tronton bermuatan besi bertabrakan di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (8/1/2026) pagi.
- Insiden terjadi karena truk pertama mengalami kerusakan sistem pengereman saat berada di tanjakan flyover tersebut.
- Kecelakaan ini mengakibatkan satu sopir truk terluka dan menyebabkan kemacetan panjang di jalur selatan flyover.
Suara.com - Kecelakaan dua truk tronton pengangkut besi terjadi di Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (8/1/2026).
Polisi mengungkap insiden bermula saat salah satu truk mengalami gangguan pengereman di tanjakan flyover.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.15–09.20 WIB.
Dua truk tronton yang mengangkut besi melaju beriringan dari arah Jakarta dengan tujuan Gunung Sindur.
“Ada dua kendaraan tronton yang mengangkut besi dari arah Jakarta rencana mau menuju Gunung Sindur, pada saat di tanjakan, di atas truk tronton yang ngangkut besi pertama itu mengalami locking brake jadi sistem pengeremannya terkunci,” kata Bambang kepada wartawan.
Akibat sistem pengereman yang terkunci, laju truk pertama tidak terkendali. Truk tronton yang berada tepat di belakangnya pun tidak sempat menghindar hingga terjadi tabrakan
“Pada saat nabrak kejepit sopirnya, mobil itu mundur ada motor di belakangnya, alhamdulillah pengendara motor bisa loncat dan motornya yang rusak,” ujar Bambang.
Bambang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, satu sopir truk mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Benturan keras membuat truk dan muatan besi melintang di atas flyover arah selatan.
Baca Juga: Diduga Mabuk, Pengemudi Brio Tabrak Separator Busway Hingga Mobilnya Terbakar
Kondisi itu menyebabkan jalur tidak bisa dilalui dan memicu kemacetan panjang.
Polisi langsung menutup flyover Ciputat arah selatan dan mengalihkan arus lalu lintas ke jalur bawah. Sementara arus dari arah sebaliknya menuju UIN atau Jakarta tetap dibuka.
“Saat ini situasi lalu lintas saya arahkan menuju jalur bawah depan SPBU,” pungkas Bambang.
Berita Terkait
-
4 WNA Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Kapal PT ASL Shipyard di Batam
-
Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Seorang Ibu Tewas Tertabrak Mobil saat Berjalan Kaki di Kalideres
-
Perjalanan Rombongan Guru Jakarta Berakhir Duka: Hiace Tabrak Truk di Tol Semarang, 1 Tewas
-
Rano Karno Jenguk Korban Kecelakaan SDN Kalibaru 01, Janji Kawal Proses Pemulihan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ini Penampakan Dua Bus TransJakarta yang Ringsek Usai Adu Banteng di Jalur Langit
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
98 Ribu Guru Madrasah Ikut PPG, Kemenag: Jika Lulus, Bisa Terima Tunjangan Profesi Tahun Depan
-
Kalideres Makin Semrawut, Rencana Pembangunan Krematorium Picu Protes Warga Hingga Disorot DPRD DKI
-
Diduga Sopir Mengantuk, Transjakarta Tanggung Biaya Medis Korban Tabrakan Dua Armada di Koridor 13
-
Disaksikan Keluarga Korban Arianto, Sidang Etik Bripda Masias Digelar Siang Ini: Bakal Dipecat?
-
Pramono Anung Bakal Tertibkan Lapangan Padel di Tengah Permukiman: Bikin Bayi Nggak Bisa Tidur
-
Murka Brimob di Tual Aniaya Pelajar hingga Tewas, Kapolri: Usut Tuntas, Hukum Setimpal!
-
Heboh Naik Jet Pribadi OSO, Menag Nasaruddin Buka Suara di KPK: Tak Ada Pesawat Tengah Malam
-
Mobil Pribadi Nyangkut di Pembatas Beton, Layanan Transjakarta di Pulomas Bypass Terganggu