- Indonesia memegang mandat sebagai Presiden Dewan HAM PBB untuk mendorong diplomasi HAM inklusif secara global.
- Indonesia berkomitmen memimpin proses sidang Dewan HAM PBB secara imparsial, objektif, dan memastikan program tahun berjalan terlaksana.
- Kepemimpinan ini diharapkan memperkuat kebijakan HAM nasional melalui penyempurnaan regulasi dan peningkatan dialog publik.
Suara.com - Indonesia menegaskan peran aktifnya dalam memperkuat diplomasi hak asasi manusia (HAM) di tingkat global seiring mandatnya sebagai Presiden Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pemerintah menilai posisi tersebut sebagai kesempatan strategis untuk mendorong pendekatan yang lebih inklusif dan konstruktif dalam isu HAM internasional.
"Dalam menjalankan mandat sebagai Presiden Dewan HAM PBB, Indonesia berkomitmen melaksanakan tugas-tugasnya dengan imparsial, inklusif dan objektif," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vahd Nabyl A. Mulachela di Jakarta, seperti dikutip dari ANTARA, Sabtu.
Nabyl menjelaskan, dalam kapasitas kepemimpinan tersebut, Indonesia akan memimpin seluruh rangkaian proses dan persidangan Dewan HAM PBB. Selain itu, Indonesia juga akan memastikan berbagai program yang telah ditetapkan untuk tahun berjalan dapat terlaksana secara efektif dan tepat sasaran.
Pendekatan kepemimpinan itu, lanjut Nabyl, dijalankan melalui penguatan komunikasi lintas kawasan serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam kerangka kerja Dewan HAM PBB.
"Indonesia mengedepankan penguatan dialog lintas kawasan dan keterlibatan konstruktif para pemangku kepentingan," katanya.
Menurut Nabyl, mandat sebagai Presiden Dewan HAM PBB juga merupakan kelanjutan dari rekam jejak panjang diplomasi HAM Indonesia di forum internasional. Sebelumnya, Indonesia telah dipercaya menduduki berbagai posisi penting, baik di Komisi HAM PBB maupun Dewan HAM PBB.
Lebih jauh, kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB diharapkan tidak hanya berdampak di tingkat global, tetapi juga menjadi momentum penguatan kebijakan, kelembagaan, dan praktik HAM di dalam negeri.
Ia menambahkan, posisi tersebut sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga keselarasan antara diplomasi HAM di kancah internasional dengan upaya pemajuan HAM di tingkat nasional.
"Hal ini ditempuh antara lain melalui penyempurnaan regulasi, peningkatan kapasitas lembaga-lembaga terkait dan yang tak kalah penting yaitu peningkatan ruang dialog dengan masyarakat sipil," katanya.
Baca Juga: LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
Berita Terkait
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
Urgensi HAM dalam KUHP: Bukan Aksesoris Kebijakan yang Bisa Dibahas Nanti
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM Dunia, DPR: Ini Tanggung Jawab Moral, Beri Contoh Dulu di Dalam Negeri
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel
-
Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026
-
3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik
-
Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara