- Menteri Sosial Gus Ipul memastikan 42 dapur umum tetap beroperasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar saat tanggap darurat.
- Dapur umum didirikan pasca-bencana November 2025, mampu memproduksi lebih dari 500 ribu porsi per hari.
- Kemensos akan mengurangi jumlah dapur umum secara bertahap setelah masa tanggap darurat resmi dihentikan.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan seluruh layanan dapur umum di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pangan korban bencana selama status tanggap darurat masih diberlakukan.
Gus Ipul mengatakan, sejak awal penanganan darurat, Kementerian Sosial telah mendirikan 42 dapur umum di tiga provinsi tersebut.
“42 dapur umum di tiga provinsi di Sumatera itu untuk mendukung penanganan darurat bencana, dengan kapasitas produksi lebih dari 500 ribu porsi makanan per hari,” kata Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Ia menjelaskan, dapur umum didirikan secara mandiri oleh Kementerian Sosial bekerja sama dengan dinas sosial daerah, dapur mandiri, serta unsur TNI dan Polri, tak lama setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
Secara berkala, jumlah dapur umum akan dikurangi secara bertahap seiring membaiknya kondisi di daerah terdampak. Pengurangan itu dilakukan setelah adanya keputusan penghentian masa tanggap darurat bencana oleh kepala daerah masing-masing.
“Untuk daerah yang masih berstatus tanggap darurat tetap beroperasi. Minggu lalu saya dengar jumlah dapur umum sudah tinggal 24 dan akan terus berkurang sesuai perkembangan di lapangan,” ujarnya.
Gus Ipul menyebutkan bahwa Kementerian Sosial membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh pihak untuk mendukung percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Termasuk di Provinsi Aceh yang diketahui telah mengumumkan perpanjangan masa tanggap darurat ketiga hingga 22 Januari.
Selain dapur umum, Kementerian Sosial juga masih menyalurkan berbagai bantuan logistik. Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, perlengkapan dapur, kebutuhan ibu dan lansia, tenda keluarga, tenda gulung, hingga tenda pengungsian, sesuai dengan ketersediaan stok di gudang logistik.
Baca Juga: RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Usai Terendam Banjir Lumpur 3 Meter
Tag
Berita Terkait
-
RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Mulai Beroperasi Usai Terendam Banjir Lumpur 3 Meter
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
-
Pemerintah Siapkan Penghapusan Utang untuk UMKM Korban Bencana, Cek Syaratnya!
-
Kemenkes Minta Rp500 Miliar untuk Perbaikan Fasyankes dan Alat Medis Rusak Akibat Banjir Sumatra
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
Terkini
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin