- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendesak BPS menyelesaikan pendataan dampak banjir Aceh dalam satu minggu.
- Instruksi ini disampaikan di Banda Aceh pada 10 Januari 2026 untuk percepatan hak masyarakat.
- Mendagri Tito Karnavian mengarahkan prioritas pendataan rumah rusak ringan dan sedang untuk eksekusi bantuan.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, secara tegas mendesak Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mempercepat proses pendataan hunian dan infrastruktur yang terdampak bencana banjir Aceh.
Tidak tanggung-tanggung, Dasco mematok target agar seluruh data valid tersebut rampung hanya dalam waktu satu minggu ke depan.
Instruksi ini disampaikan langsung oleh Dasco dalam rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah yang berlangsung di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/1/2026).
Langkah cepat ini diambil demi menjamin hak-hak masyarakat terdampak segera terpenuhi tanpa hambatan birokrasi yang berlarut-larut.
Kecepatan Data Sebagai Kunci Penyaluran Bantuan
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan skema pendataan yang tengah dijalankan.
BPS berencana melakukan asesmen mendalam terhadap kondisi fisik bangunan, mulai dari kondisi atap, struktur bangunan, hingga kerusakan infrastruktur pendukung lainnya.
Data ini nantinya akan dilengkapi dengan teknologi geotagging untuk memastikan akurasi lokasi setiap objek yang didata.
Namun, titik krusial muncul saat pembahasan mengenai durasi pengerjaan lapangan. Awalnya, BPS memproyeksikan waktu dua minggu untuk menyelesaikan seluruh pendataan.
Baca Juga: Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
Mendengar hal tersebut, Dasco langsung memberikan respons tajam mengenai urgensi waktu bagi para pengungsi.
“Pendataannya kira-kira berapa lama Bu? Kalau semakin cepat, kan artinya semua fasilitas, hak, bisa diberikan kepada masyarakat terdampaknya juga semakin cepat," kata Dasco.
Dasco kemudian memberikan tantangan kepada pihak BPS agar memangkas waktu kerja mereka menjadi hanya tujuh hari kerja.
Menurutnya, percepatan ini berkaitan langsung dengan target pemerintah agar proses mitigasi dan rehabilitasi selesai sebelum hari raya Idul Fitri (Lebaran).
“Boleh minta seminggu selesai tidak? Kalau kata pemerintah, dua minggu itu kelamaan. Kami ingin menargetkan seluruh daerah tersentuh secara bertahap. Semua hunian bisa dipakai masyarakat sebelum lebaran," kata Dasco lagi.
Prioritas Rumah Rusak Ringan dan Sedang
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Mensos Pastikan Dapur Umum di Aceh, Sumut, dan Sumbar Tetap Beroperasi Selama Tanggap Darurat
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis