- BPBD DKI Jakarta menyalurkan logistik senilai Rp575,4 juta untuk korban banjir Jakarta Utara pada Selasa (13/1/2026) dini hari.
- Ribuan warga dari ratusan KK masih bertahan di lima titik pengungsian, terbanyak di Rusun Semper Barat, Jakarta Utara.
- Distribusi bantuan melibatkan sinergi lintas sektor dan diserahterimakan melalui mekanisme Berita Acara Serah Terima resmi.
Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah bagi warga yang masih terdampak banjir di wilayah Jakarta Utara pada Selasa (13/1/2026) dini hari.
Proses pendistribusian logistik ini telah dilaksanakan secara maraton sejak Senin (12/1/2026) malam, guna memastikan kebutuhan dasar para penyintas tetap terpenuhi di lokasi pengungsian.
Ribuan jiwa dari ratusan Kepala Keluarga (KK) kini terpantau masih bertahan di lima titik pengungsian setelah pemukiman mereka terendam luapan air.
Lokasi pengungsian dengan jumlah warga terbanyak berada di Rusun Embrio, Kelurahan Semper Barat, yang menampung hingga 690 jiwa dari 232 KK.
Selain itu, bantuan juga menyasar ratusan pengungsi lain di Kelurahan Warakas, SMPN 266 Cilincing, Gedung Pelmas RW 13 Kalibaru, hingga area bengkel cucian mobil di Kelurahan Sukapura.
Total nilai bantuan logistik yang dikirimkan oleh BPBD DKI Jakarta untuk para korban banjir ini mencapai angka Rp575.419.810.
Adapun rincian logistik yang disalurkan meliputi 226 paket perlengkapan anak (kidsware), 226 dus air mineral, 226 kaleng biskuit, 226 paket sandang, serta 840 buah matras.
Dalam proses distribusinya, BPBD bersinergi dengan lintas sektor mulai dari Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, kepolisian, relawan, hingga lembaga kemanusiaan.
Seluruh bantuan tersebut diserahterimakan secara resmi kepada pihak kelurahan dan pengurus RT setempat melalui mekanisme Berita Acara Serah Terima (BAST).
Baca Juga: Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap
Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Michael Sitanggang menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah bencana.
"Kami memastikan seluruh bantuan logistik tersalurkan secara tepat sasaran dan terukur. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen BPBD untuk melindungi dan memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana", ujar Michael.
Hingga saat ini, situasi di seluruh titik pengungsian di Jakarta Utara dilaporkan masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Para pengungsi masih memilih bertahan di lokasi darurat sembari menunggu perkembangan situasi dan surutnya genangan air di rumah mereka.
Berita Terkait
-
Sosiolog USK Sebut Peran Dasco Jadi Titik Balik Percepatan Pemulihan Aceh
-
5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!
-
Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?
-
Giliran Ancaman Banjir Rob Hantui Pesisir Jakarta hingga 20 Januari
-
Waspada! Tol Bandara Soetta Tergenang Pagi Ini, Lalu Lintas Macet Merayap
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Komisi X DPR Dukung MPLS 2026 Berbasis Karakter dan Bebas Perundungan
-
Bawa Empat Saksi dan Satu Ahli, Kuasa Hukum Uji Keabsahan Status Tersangka Roy Suryo
-
KPK Ogah Buru-buru Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus: Jangan Berandai-andai
-
Ekonom Bongkar Alasan Warga Pesimis Cari Kerja: PHK Marak, Ekonomi Melambat
-
Analis Sebut Prabowo Alami Miopi Politik: Hanya Tahu yang Baik-baik Saja
-
Pakar Bongkar Biang Kerok Korupsi Pejabat: Pilkada Mahal Bikin Kepala Daerah Berutang Budi
-
Habiburokhman Buka Suara Soal Kejagung Stop Usut SPPG Bermasalah: Saya Belum Tahu
-
Kejagung Ungkap Alasan Kortastipidkor Polri Datangi Gedung Bundar Bawa Koper Pink, Ada Apa?
-
Hanya Jawab Singkat, Begini Respons Kapolri Usai Dikritik Mahfud MD Soal Kasus Febrie
-
Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!