- Januari 2026, Jakarta menghadapi banjir akibat curah hujan ekstrem dan kiriman debit air dari hulu.
- Lima daerah rawan banjir diidentifikasi: Kampung Melayu, Cilandak Timur, Pondok Labu, Rawa Terate, dan Rawa Buaya.
- Penyebab banjir bervariasi, meliputi luapan sungai, drainase buruk, kondisi geografis cekungan, serta sedimentasi.
Suara.com - Memasuki Januari 2026, wajah ibu kota kembali dibayangi tantangan klasik: kepungan air.
Curah hujan ekstrem yang mengguyur Jakarta selama dua hari terakhir, ditambah kiriman debit air dari hulu, memaksa ribuan warga kembali bersiaga.
Kondisi geografis Jakarta yang unik membuat setiap wilayah memiliki "cerita" banjirnya masing-masing. Mulai dari luapan sungai besar hingga buruknya drainase lokal.
Berikut adalah 5 daerah rawan banjir yang patut Anda waspadai:
1. Kampung Melayu, Jakarta Timur
Kampung Melayu merupakan salah satu daerah di Jakarta Timur yang sering terdampak dan menjadi daerah rawan terkena banjir.
Selain disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di dua hari terakhir ini, meluapnya kali Ciliwung juga menjadi salah satu sebab pemicu banjir di daerah Kampung Melayu dan sekitarnya.
Daerah ini juga menjadi salah satu wilayah dengan resiko tertinggi saat debit air di kali Ciliwung meningkat karena adanya kiriman air dari daerah Hulu atau bendungan katulampa Bogor.
Terjadinya banjir terakhir di daerah Kampung Melayu pada Senin, (12/1/2026), ketinggian air semula berada di angka sekitar 25 cm kemudian kian meningkat pada siang hari mencapai 1 Meter.
Baca Juga: Jakarta Belum Kering dari Banjir, BMKG Kembali Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
2. Cilandak Timur, Jakarta Selatan
Wilayah Cilandak Timur, Jakarta Selatan juga termasuk salah satu daerah rawan banjir secara kilat yang secara cepat merendam permukiman. Meluapnya kali Krukut menjadi salah satu penyebab daerah tersebut dapat dikatakan rawan terjadi banjir.
Saat hujan lebat turun di area hulu atau lokal, air bergerak dengan kecepatan tinggi menuju titik rendah. Akibatnya, pemukiman warga dapat terendam dalam hitungan kurang dari satu jam setelah hujan turun dengan intensitas tinggi.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, wilayah ini sempat mencatat rekor genangan yang sangat signifikan. Banjir terakhir yang melanda pemukiman warga mencapai ketinggian 95 centimeter yang hampir mencapai satu meter.
3. Pondok Labu, Jakarta Selatan
Wilayah Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan yang tak jauh dari daerah Cilandak Timur juga terkenal dengan daerah langganan banjir akibat pertemuan dari beberapa anak sungai, seperti kali Grogol dan kali Krukut dan beberapa saluran air penghubung.
Berita Terkait
-
5 Daerah Jakarta Masuk Kategori Siaga Banjir, Pompa Kali Asin Sempat Tembus Level Merah!
-
Jakarta Tenggelam Lagi, Modifikasi Cuma Solusi 'Semu', Infrastruktur Biang Keroknya?
-
Tol Arah Bandara Soetta Masih Terendam, Lalin Tersendat, Cek Titik Genangan Ini
-
Sempat Tenggelam 1 Meter, Banjir Jakarta Selatan Akhirnya Surut Total Dini Hari
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa
-
Manuver Gibran dan Prabowo ke NasDem Jadi Sorotan, Arah Politik 2029 Mulai Terbaca?
-
Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok
-
Gus Irfan Jamin War Tiket Haji Tak Bikin Antrean Hangus: Jemaah Jangan Takut
-
Iran Siapkan Senjata Rahasia Serang AS-Israel, Perang Nuklir di Depan Mata?
-
Daftar Pengusaha Rokok Dibidik KPK di Kasus Bea Cukai, dari Haji Her hingga Rokhmawan
-
Menteri PPPA Kecam Dugaan Pelecehan di FH UI, Minta Pelaku Dihukum Tegas Sesuai UU TPKS