- Jusuf Kalla sebut sikap kritis merupakan hal wajar dalam negara demokrasi.
- Akademisi dan intelektual dinilai punya peran penting menjaga kualitas demokrasi.
- Ia berharap pemikiran kritis dapat membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia.
Suara.com - Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyebut bahwa sikap kritis merupakan bagian penting dalam sebuah negara demokrasi. Menurutnya, kritik dibutuhkan untuk memastikan pemerintah tetap berada di jalur yang benar.
Hal ini disampaikannya usai menghadiri acara Pengukuhan Guru Besar Tetap Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Kamis (15/1/2026).
Menjawab pertanyaan wartawan mengenai sikap kritis Zainal Arifin Mochtar terhadap negara, Jusuf Kalla menegaskan bahwa hal tersebut sangat wajar.
"Ini negara demokrasi. Masyarakat dan para wakilnya tentu diharapkan selalu memikirkan kepentingan negara dan rakyat serta menyampaikan kritik apabila diperlukan," katanya.
Ia juga menilai bahwa akademisi dan intelektual memiliki peran sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pemikiran kritis yang konstruktif.
Apresiasi untuk Zainal Arifin Mochtar
Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Zainal Arifin Mochtar. Ia berharap pemikiran-pemikiran yang selama ini disampaikan oleh Zainal, baik di forum akademik maupun di ruang publik, dapat terus memberikan manfaat bagi bangsa.
"Harapan saya, pemikiran-pemikiran yang telah disampaikan tadi dan juga sebelumnya itu tentu bermanfaat kepada kita semua, untuk kemajuan bangsa ini, untuk menuju ke jalur yang benar dalam pekerjaan demokrasi," ucapnya.
Acara pengukuhan Guru Besar tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan civitas akademika UGM. (Antara)
Baca Juga: Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam