- Negara-negara Eropa mengirim personel militer ke Nuuk, Greenland, pada Rabu (14/1/2026) sebagai respons terhadap ambisi AS.
- Pengerahan pasukan Eropa ini bertujuan memperkuat kehadiran NATO dan merupakan misi pengintaian atas undangan resmi Denmark.
- Denmark menolak keras keinginan Presiden Trump untuk mengambil alih Greenland, meskipun pertemuan dengan AS berlangsung intens.
Ambisi Trump ini diperkirakan semakin kuat setelah aksi militer AS di Venezuela pada awal Januari yang berhasil melengserkan Nicolas Maduro.
Kondisi di ibu kota Nuuk sendiri dipenuhi dengan nuansa patriotisme sekaligus kecemasan.
Bendera merah-putih milik Greenland berkibar di berbagai sudut kota, mulai dari jendela toko hingga balkon apartemen, sebagai bentuk persatuan nasional menolak klaim AS.
Bagi penduduk lokal, menjadi pusat perhatian kekuatan nuklir dunia membawa rasa takut tersendiri.
"Ini sangat menakutkan karena ini adalah masalah besar yang melibatkan negara-negara raksasa," kata Vera Stidsen (51), seorang guru di Nuuk, kepada AFP. Ia berharap kedamaian di wilayah tersebut tidak terganggu oleh ambisi perluasan wilayah negara lain.
Krisis ini diperkirakan akan memberikan dampak berantai pada stabilitas aliansi NATO, mengingat negara-negara Eropa mulai mengambil sikap defensif untuk melindungi integritas wilayah kedaulatan Denmark dari sekutu terdekat mereka sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam