News / Internasional
Kamis, 15 Januari 2026 | 17:25 WIB
Germany Military [Credit: Heer]
Baca 10 detik
  • Negara-negara Eropa mengirim personel militer ke Nuuk, Greenland, pada Rabu (14/1/2026) sebagai respons terhadap ambisi AS.
  • Pengerahan pasukan Eropa ini bertujuan memperkuat kehadiran NATO dan merupakan misi pengintaian atas undangan resmi Denmark.
  • Denmark menolak keras keinginan Presiden Trump untuk mengambil alih Greenland, meskipun pertemuan dengan AS berlangsung intens.

Ambisi Trump ini diperkirakan semakin kuat setelah aksi militer AS di Venezuela pada awal Januari yang berhasil melengserkan Nicolas Maduro.

Kondisi di ibu kota Nuuk sendiri dipenuhi dengan nuansa patriotisme sekaligus kecemasan.

Bendera merah-putih milik Greenland berkibar di berbagai sudut kota, mulai dari jendela toko hingga balkon apartemen, sebagai bentuk persatuan nasional menolak klaim AS.

Bagi penduduk lokal, menjadi pusat perhatian kekuatan nuklir dunia membawa rasa takut tersendiri.

"Ini sangat menakutkan karena ini adalah masalah besar yang melibatkan negara-negara raksasa," kata Vera Stidsen (51), seorang guru di Nuuk, kepada AFP. Ia berharap kedamaian di wilayah tersebut tidak terganggu oleh ambisi perluasan wilayah negara lain.

Krisis ini diperkirakan akan memberikan dampak berantai pada stabilitas aliansi NATO, mengingat negara-negara Eropa mulai mengambil sikap defensif untuk melindungi integritas wilayah kedaulatan Denmark dari sekutu terdekat mereka sendiri.

Load More