News / Nasional
Kamis, 15 Januari 2026 | 17:34 WIB
Duta Besar Kehormatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Pemberantasan Kusta, Yohei Sasakawa (tengah). (Ist)
Baca 10 detik
  • Indonesia termasuk tiga negara dengan kasus kusta terbanyak; diskriminasi penderita dianggap masalah serius.
  • Yohei Sasakawa menekankan bahwa mengatasi stigma dan misinformasi sama pentingnya dengan pengobatan medis.
  • Menkes Budi menegaskan kusta tidak menular setelah pengobatan antibiotik kurang dari seminggu; perlu kolaborasi.

"Habibi Center itu semuanya mengenai demokrasi. Jadi demokrasi itu tentu ada banyak faktornya. Pertama tentunya sistem politik, tapi selain dari itu juga bagaimana dengan kualitas hidup kita di Indonesia. Kualitas hidup, ada kebebasan, ada kesejahteraan, ada kesehatan, ada keadilan. Banyak sekali aspek-aspek yang menjadi perhatian daripada semua orang yang ada perhatian terhadap demokrasi. Dan tentu, seperti yang saya sebutkan, kesehatan merupakan salah satunya," ujar putra Presiden ke-3 RI tersebut.

Load More