Suara.com - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman melantik Tri Tito Karnavian sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PP Perwosi) masa bakti 2025-2029. Tri dilantik bersama jajaran pengurus lainnya di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Dalam sambutannya, Tri menegaskan komitmen Perwosi untuk menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan dan keluarga. Menurutnya, upaya itu penting sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Ia juga menyampaikan, perempuan memiliki peran strategis bukan hanya sebagai pilar keluarga, melainkan sebagai agen perubahan.
"Melalui gerakan olahraga keluarga yang inklusif dan berkelanjutan, Perwosi berkontribusi nyata dalam membangun fondasi sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing," ujar Tri dalam acara tersebut.
Selain itu, Tri menjelaskan bahwa visi utama yang diusung Perwosi yakni mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing sebagai penggerak olahraga keluarga. Dalam konteks ini, keluarga sehat di Indonesia berperan besar dalam mendukung tercapaianya Indonesia Emas 2045.
Tri melanjutkan, Perwosi memiliki misi penting dalam menggerakkan perempuan sebagai motor penggerak olahraga keluarga. Kemudian, Perwosi juga terus berupaya mendorong tersedianya akses dan program olahraga yang inklusif, bekelanjutan, serta ramah terhadap keluarga.
Di lain sisi, kolaborasi dengan para pemangku kepentingan juga terus diperkuat guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul. Tri menyadari, tanggung jawab dalam membangun prestasi dan kesehatan nasional sangat besar. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa Perwosi akan terus bersinergi dengan KONI.
"Kami siap melaksanakan tugas-tugas selanjutnya demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat melalui penguatan peran perempuan di bidang olahraga," ungkap Tri.
Tri menyampaikan, setidaknya terdapat tiga pilar utama untuk mewujudkan perempuan yang sehat dan berdaya. Di antaranya menjadikan perempuan penggerak olahraga, menyediakan program olahraga, serta memperkuat kolaborasi olahraga.***
Baca Juga: Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
Berita Terkait
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
Mendagri Minta Praja IPDN Kerja Keras Bantu Pulihkan Layanan Publik Aceh Tamiang
-
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran Keuchik Percepat Pendataan Kerusakan Hunian Pascabenca
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
AS Siapkan Serangan di Selat Hormuz Jika Perundingan Damai dengan Iran Menemui Jalan Buntu
-
35 Personel Gugur Diduga Kelelahan, Rano Karno Janji Perkuat Armada Satpol PP DKI
-
Bedah Persepsi Peradilan Militer Kejam, Pengamat: Kesalahan Kecil Dampaknya Besar
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo