- Buronan internasional Zuleam Costinel Cosmin diringkus tim gabungan Polri di Kerobokan, Badung, pada 15 Januari 2026.
- Zuleam adalah pelaku pembunuhan keji dan perampokan di Rumania pada 6 November 2023 bersama dua rekannya.
- Penangkapan hasil kerja sama Interpol global dan kini ia ditahan sementara di Polda Bali sebelum diekstradisi.
Suara.com - Pelarian seorang buron internasional paling dicari asal Rumania akhirnya tamat di Bali. Zuleam Costinel Cosmin (33), pelaku pembunuhan sadis yang menggemparkan Eropa, berhasil diringkus tim gabungan Polri di kawasan Kerobokan, Badung, yang selama ini menjadi tempat persembunyiannya.
Penangkapan dramatis ini merupakan buah kerja sama apik antara Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri melalui Set NCB Interpol Indonesia, Polda Bali, Polresta Denpasar, dan Polres Gianyar. Zuleam, yang telah lama menjadi subjek red notice Interpol, tak berkutik saat diciduk pada Kamis (15/1/2026).
Kabar penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Ariasandy. Ia membenarkan bahwa buron kelas kakap tersebut kini telah diamankan dan ditahan sementara di Bali sebelum diserahkan ke negara asalnya.
"Tersangka atas nama Zuleam Costinel Cosmin telah berhasil ditangkap pada tanggal 15 Januari 2026 di wilayah Kerobokan, Bali. Saat ini dilakukan penitipan penahanan pada Ditreskrimum Polda Bali sampai proses penyerahan kepada NCB Bucharest," katanya di Denpasar, Bali, Jumat (16/1/2026).
Terendusnya jejak Zuleam di Pulau Dewata berawal dari informasi intelijen yang disebar oleh jaringan Interpol global.
Sejumlah negara anggota secara aktif memberikan data yang mengarah pada keberadaan Zuleam di Indonesia, khususnya Bali, yang diduga dijadikannya sebagai surga persembunyian.
"Kegiatan dilaksanakan berdasarkan informasi yang dikirimkan oleh beberapa negara anggota Interpol diantaranya NCB Bucharest, NCB Taskent, NCB Brussels, dan yang lainya melalui surat permohonan yang dikirimkan melalui sistem I-24/7," ungkap Ariasandy sebagaimana dilansir Antara.
Aksi Brutal di Rumania: Siksa Pengusaha, Ancam Anak dengan Pistol
Kejahatan yang dilakukan Zuleam bukanlah kejahatan biasa. Menurut unggahan resmi Divisi Hubinter Polri, Zuleam adalah otak di balik kasus pembunuhan brutal yang terjadi pada 6 November 2023 di Kota Sibiu, Rumania.
Baca Juga: Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
Bersama dua rekannya, Zuleam menyusup ke kediaman seorang pengusaha lokal. Di sana, mereka tidak hanya merampok, tetapi juga menyiksa korban secara keji. Aksi mereka semakin brutal saat menodongkan senjata api ke arah anak perempuan korban yang tak berdaya.
Dari rumah tersebut, komplotan ini berhasil membawa kabur koleksi jam tangan mewah milik korban yang nilainya ditaksir mencapai 200.000 euro atau setara lebih dari Rp3,4 miliar.
Perburuan internasional pun dimulai. Dua rekan Zuleam berhasil ditangkap lebih dulu di lokasi terpisah, yakni di Irlandia dan Skotlandia. Keduanya telah dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas perbuatan mereka.
Sementara itu, Zuleam berhasil melarikan diri dan menjadi buronan paling dicari sejak Pengadilan Sibiu menerbitkan surat perintah penangkapan internasional untuknya pada 19 November 2023.
Pelariannya membawanya melintasi benua hingga akhirnya ia memilih Bali sebagai tempat bersembunyi, sebelum akhirnya jejaknya terendus dan dihentikan oleh aparat Indonesia.
Saat ini, Zuleam Costinel Cosmin tengah menjalani serangkaian pemeriksaan intensif di Polda Bali. Proses ini merupakan bagian dari prosedur sebelum ia diekstradisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kejinya di hadapan sistem peradilan Rumania.
Tag
Berita Terkait
-
Buron Hampir Tiga Tahun, Terpidana Kredit FIktif Mila Indriani Ditangkap di Bali
-
Mencicipi Donat Artisan yang Unik dan Autentik, Cita Rasa Bali di Setiap Gigitan
-
Baru 20 Tahun, Kadek Arel Resmi Jadi Anggota Exco APPI
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi