- Seorang warga Karawang yang hilang saat banjir ditemukan tewas tenggelam.
- Banjir di Karawang rendam ribuan rumah dan berdampak pada 13.400 orang.
- Banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet.
Suara.com - Seorang warga Desa Karangligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang sempat dilaporkan hilang di tengah kepungan banjir, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban diketahui bernama Adi Suwardi, warga Dusun Pangasinan RT 001 RW 001, Desa Karangligar," kata Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, di Karawang, Selasa (20/1/2026).
Kronologi Pencarian dan Penemuan
Ipda Wildan menjelaskan, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, korban terakhir kali terlihat berjalan sendirian di area yang terdampak banjir.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Telukjambe Barat, Satpolairud, Brimob, TNI, BPBD, dan Tagana langsung melakukan pencarian dengan menyisir lokasi menggunakan perahu karet.
"Korban ditemukan tenggelam di area banjir pada Senin sekitar pukul 17.00 WIB dengan kondisi meninggal dunia. Selanjutnya dilakukan evakuasi dan penanganan sesuai prosedur," katanya.
Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak kepolisian menyampaikan duka cita mendalam dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.
Banjir Rendam Ribuan Rumah
Desa Karangligar, lokasi penemuan korban, merupakan salah satu daerah yang terdampak banjir paling parah, dengan ketinggian air mencapai hampir 2 meter.
Baca Juga: Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir
Banjir di Karawang sendiri disebabkan oleh meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet. Berdasarkan data BPBD Karawang, banjir telah merendam 3.162 rumah di 26 desa dan 12 kecamatan, dengan total warga terdampak mencapai 13.400 orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
DPR Murka, Debt Collector Gunakan Ambulans dan Damkar untuk Tagih Utang
-
Iran Kecam Usulan Italia Gantikan Posisi Timnas di Piala Dunia 2026: Kebangkrutan Moral
-
Tarif Rp1 Bikin Transjakarta Diserbu, Penumpang Membludak di Kampung Rambutan
-
Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar
-
Lansia 71 Tahun Gagal Putar Balik, Honda HRV Tabrak Pejalan Kaki hingga Depot Air di Jakbar!
-
Donald Trump Longgarkan Aturan Ganja Medis, Pak Prabowo Gak Mau Ikutan?
-
DPR Ingatkan Risiko Global di Balik Wacana Tarif Kapal Selat Malaka
-
Bikin Skenario Brutal Serang Orang Yahudi, Dua Remaja AS Terancam Hukuman Berat
-
KPK Dalami Aliran Dana CSR di Kasus Madiun, Dirut Perumda Ikut Diperiksa
-
Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?