- Pemprov DKI Jakarta berencana ekspansi besar layanan Transjabodetabek untuk mengurai kemacetan di ibu kota, diumumkan Selasa (20/1/2026).
- Dua rute prioritas utama perluasan meliputi Blok M-Bandara Soetta dan Cawang-Jababeka, demi mengakomodasi kebutuhan komuter tinggi.
- Pemerintah menargetkan peningkatan pemanfaatan transportasi publik dari 23,4 persen menjadi di atas 30 persen untuk kurangi volume kendaraan.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan ekspansi besar-besaran terhadap jangkauan layanan bus Transjabodetabek guna mengurai simpul kemacetan di ibu kota.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat memberikan paparan di kawasan Duta Merlin, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026).
Dua rute baru yang menjadi prioritas utama dalam rencana perluasan ini adalah jalur yang menghubungkan Blok M menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) serta rute Cawang menuju Jababeka.
"Yang dari laporan bapak-bapak Dinas Perhubungan adalah dari Blok M ke Bandara, karena ini kebutuhannya sekarang tinggi sekali," jelas Pramono.
"Kemudian satu lagi dari Cawang ke Jababeka. Kenapa itu dilakukan? Karena memang pekerja kita di Jababeka itu cukup tinggi, dan kebutuhannya juga tinggi," lanjutnya.
Eks Sekretaris Kabinet itu kini tengah mematangkan regulasi operasional lintas provinsi yang memerlukan koordinasi dan restu resmi dari Kementerian Perhubungan.
"Tadi saya bisik-bisik kepada Pak Dirjen Perkeretaapian untuk disampaikan kepada Menteri Perhubungan secara khusus supaya ini bisa kita operasikan," lanjut Pramono.
Politisi PDIP ini juga menekankan pentingnya peningkatan pemanfaatan transportasi publik, yang saat ini dinilai masih belum optimal meskipun tingkat konektivitas Transjakarta sudah mencapai angka 92 persen.
Angka pemanfaatan transportasi umum di Jakarta saat ini tercatat masih berada di kisaran 23,4 persen dari total kapasitas jangkauan yang tersedia bagi publik.
Baca Juga: WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
Pramono menyoroti fenomena warga yang masih gemar mengandalkan kendaraan pribadi untuk mobilitas harian atau sekadar memanfaatkannya hingga ke titik transit.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun menargetkan kenaikan persentase penggunaan angkutan umum demi menekan volume kendaraan di jalan raya secara signifikan.
"Saya inginnya, katakanlah di atas 30 persen, secara terus-menerus," ungkap Pramono.
Melalui pembukaan rute baru ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku masyarakat secara permanen dalam bertransportasi di kawasan megapolitan.
"Itu pasti akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," pungkas Pramono optimis.
Berita Terkait
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Gubernur Pramono Persilakan Buruh Gugat UMP Jakarta ke PTUN: Ini Negara Demokrasi
-
Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
-
DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Skandal Peras Izin TKA Rp135 Miliar: 8 Eks Pejabat Kemenaker Hadapi Sidang Vonis Hari Ini!
-
Bongkar SDB Milik Rizal Bea Cukai di Medan, KPK Sita Logam Mulia hingga Valas Senilai Rp2 Miliar!
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia