- Aksi mogok pedagang daging sapi selama dua hari di Jakarta dan Jabodetabek tidak memengaruhi produksi bakso Cak Kan di Depok.
- Cak Kan menjaga produksi baksonya tetap stabil berkat hubungan jangka panjang dengan pemasok daging langganannya.
- Pedagang bakso tersebut berkomitmen menjaga harga jual, mengutamakan kualitas dan kepuasan pelanggan daripada menaikkan harga.
Suara.com - Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
Suara.com – Aksi mogok jualan yang dilakukan para pedagang daging sapi di sejumlah pasar tradisional mulai berdampak pada rantai pasokan bahan pangan di wilayah Jakarta dan Jabodetabek.
Meski aksi mogok jualan yang dipicu kenaikan harga daging ini telah berlangsung selama dua hari dan direncanakan berlanjut hingga 24 Januari 2026 mendatang, tak semua pelaku usaha kuliner berbasis daging merasa lumpuh.
Salah satunya adalah Cak Kan, seorang pedagang bakso yang berada di kawasan Pondok Cina, Depok.
Di tengah kelangkaan daging sapi di lapak-lapak pasar lokal, kepulan asap dari kuali bakso miliknya tetap terlihat stabil melayani pelanggan setianya.
Produksi yang Tak Terkendala
Saat ditemui di gerainya, Cak Kan mengaku sudah mengetahui perihal aksi mogok massal tersebut sejak hari pertama. Namun, ia memastikan bahwa produksi baksonya sama sekali tidak terkendala.
Kuncinya terletak pada relasi jangka panjang yang ia bangun dengan pemasok langganan.
"Iya saya tahu sudah dua hari ya, jadi untuk persatuan itu, rumah pemotongan hewan, nah ini kan mengadakan mogok sebetulnya," ujar Cak Kan, pedagang bakso, yang dijumpai oleh Suara.com, Jumat (23/1/2026).
Bagi Cak Kan, menjaga kepercayaan dengan satu pemasok adalah strategi bertahan yang ampuh di masa krisis.
Baca Juga: Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
Ia mengaku enggan berpaling ke penjual lain atau mencari daging di sembarang tempat meski stok sedang sulit.
"Kalau pemasok saya nggak (tidak berganti) Karena saya itu kalau udah percaya, saya nggak mau ganti-ganti. Karena takutnya dikasih barang yang kurang bagus," ujarnya.
Faktor kualitas dan kesegaran daging juga menjadi alasan utamanya tetap setia pada satu sumber.
Pilih Jaga Kualitas Daripada Naik Harga
Kenaikan harga modal akibat kelangkaan daging biasanya diikuti dengan kenaikan harga jual di tingkat konsumen.
Namun, Cak Kan memilih langkah berbeda. Pria yang sudah melakoni usaha bakso selama 10 tahun ini berkomitmen untuk tidak menaikkan harga per porsi baksonya, meski keuntungan mungkin berkurang.
Menurutnya, konsistensi rasa dan kepuasan pelanggan adalah prioritas utama, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang.
Berita Terkait
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Strategi Pramono Tangani Banjir Jakarta: Fokus Normalisasi Sungai, Tidak Tambah Sumur Resapan
-
Josh Groban Kembali ke Indonesia Usai Satu Dekade, Raisa Jadi Tamu Spesial
-
Pecah Telur! Jakarta Livin Mandiri Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026
-
Jakarta Dikepung Banjir, Kenapa Bisa Parah dan Apa yang Harus Dilakukan Agar Tetap Aman?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda