Prof. Dr. Yusriani Sapta Dewi, M.Si., Guru Besar Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik USNI. (Dok. Ist)
Baca 10 detik
- Indonesia menghadapi fase bonus demografi krusial yang harus dioptimalkan untuk transisi energi hijau, bukan jaminan kemajuan otomatis.
- Prof. Yusriani menekankan Generasi Z sebagai motor utama transformasi yang harus didorong menjadi inovator energi hijau.
- Optimalisasi bonus demografi memerlukan peningkatan kualitas SDM, lapangan kerja produktif, serta kebijakan publik berbasis riset terapan.
Sementara itu, Rektor USNI Dr. Sihar P. H. Sitorus, B.S.B.A., MBA. menilai orasi ilmiah Prof. Yusriani relevan dengan kondisi demografi Indonesia saat ini. Menurutnya, dominasi penduduk usia produktif membawa konsekuensi meningkatnya tekanan terhadap lingkungan dan sumber daya alam.
“Bonus demografi harus dibaca dengan kesadaran ekologis. Tanpa kebijakan dan perilaku yang bijak, kita justru mewariskan keterbatasan sumber daya kepada generasi berikutnya,” ujar Sihar.
Pengukuhan Prof. Yusriani juga mencatat sejarah bagi USNI sebagai pengukuhan Guru Besar pertama. Pencapaian ini menegaskan komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat peran akademisi sebagai agen perubahan dan mitra strategis pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Isu Keamanan Produk, DRW Skincare Buka Pendampingan Medis Gratis bagi Pasien Terdampak
-
Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Tak Goyahkan Pedagang Bakso
-
Bela Istri dari Jambret, Suami di Sleman Jadi Tersangka: Pakar Ungkap Titik Kritis Pembuktiannya
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
-
Pengakuan Dito Ariotedjo Usai Diperiksa KPK: Saya Tak Ada di Lokasi Saat Rumah Mertua Digeledah
-
KPK: Bupati Pati Sudewo Berpotensi Raup Rp 50 Miliar Jika Pemerasan Terjadi di Seluruh Kecamatan
-
KPK Geledah DPMPTSP Madiun, Uang Ratusan Juta Disita Usai OTT Wali Kota Maidi
-
Update Banjir Jakarta hingga Jumat Malam: 114 RT Masih Terendam
-
Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina
-
Tuntaskan Kunjungan di Swiss, Prabowo Lanjut Bertemu Macron di Paris