- Presiden Prabowo menyapa dan berinteraksi dengan empat pengawal Pemerintah Swiss di Bandara Zurich sebelum keberangkatan.
- Prabowo memberikan koin kepresidenan sebagai cinderamata khusus kepada para pengawal yang bertugas selama kunjungannya.
- Kunjungan ini dilakukan usai Prabowo berpidato di World Economic Forum (WEF) 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke Paris.
Suara.com - Kepala negara tampak menyapa satu per satu pengawal dari pemerintah Swiss, sebelum ia naik tangga pesawat.
Pantauan langsung Suara.com dari Bandara Udara Internasional Zurich, Prabowo tidak hanya menyapa, melainkan memberikan sesuatu kepada pengawal dari pemerintah Swiss.
Mulanya, Prabowo beranjak mengampiri para pengawal yang berjumlah empat orang. Prabowo telihat melepas sarung tangan sebelum menyapa dan menjabat tangan keempat pengawal. Selanjutnya, Prabowo melakukan foto bersama.
Setelah foto, Prabowo memberikan sesuatu yang belakangan diketahui merupakan koin kepresidenan.
Hal tersebut diketahui berdasarkan keterangan di akun Instagram sekretariat.kabinet.
Pemberian koin itu menjadi kenang-kenangan dari kepala negara kepada pengawal.
"Yang menarik sebelum lepas landas, Presiden Prabowo menyempatkan diri menyapa satu per satu pengawal dari Pemerintah Swiss yang mengawal beliau selama pelaksanaan kunjungan, serta sebagai bentuk kenang-kenangan, Presiden selalu memberikan oleh-oleh berupa koin Kepresidenan," tulis akun sekretariat.kabinet, Jumat (23/1/2025).
Diketahui, Prabowo telah menuntaskan kunjungannya ke Swiss dalam rangka hadir dan menyampaikan pidato di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos.
Usai dari Swiss, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Paris untuk memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Baca Juga: Prabowo Subianto Diundang ke Piala Dunia 2026
"Setelah selesai menyampaikan konsep ekonomi 'Prabowonomics' dalam World Economic Forum di Davos, Swiss, Presiden Prabowo langsung bertolak ke Paris, Prancis, untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron," tulis akun sekretariat.kabinet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali