- Genangan air hingga 50 cm terjadi di KM 50 Tol Tangerang–Merak pada Jumat (24/1/2026) akibat luapan Sungai Ciujung.
- Polisi Serang Korlantas Polri memberlakukan pemisahan lajur kendaraan besar dan kecil di lokasi genangan.
- Kendaraan kecil sempat dialihkan keluar tol di Sevron Balaraja Barat untuk menghindari genangan air tersebut.
Suara.com - Genangan air setinggi hingga 50 sentimeter masih terjadi di KM 50 Tol Tangerang–Merak arah Merak, pada Sabtu (24/1/2026). Polisi memberlakukan pengaturan lalu lintas dengan memisahkan lajur kendaraan besar dan kecil untuk menjaga kelancaran arus.
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Serang Korlantas Polri, Kompol Deny Yuda, mengatakan petugas sejak pagi melakukan penanganan di lokasi genangan.
“Petugas dari pagi masih melakukan penarikan di lokasi genangan air KM 50. Lalu lintas masih normal, lajur 1 dan 2 diisi kendaraan besar dan lajur 3 untuk kendaraan kecil,” kata Deny saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu (24/1/2026).
Selain pengaturan lajur, polisi juga mengalihkan sementara kendaraan kecil melalui Sevron Balaraja Barat.
Pengendara diarahkan keluar tol untuk menghindari genangan dan dapat kembali masuk melalui Gerbang Tol Cikande.
“Petugas melakukan imbauan di Sevron Balaraja Barat untuk kendaraan kecil dan bisa kembali masuk tol di Gerbang Cikande,” ujarnya.
Sebelumnya, ketinggian genangan di KM 50 pada pukul 11.30 WIB dilaporkan mencapai 30 hingga 50 sentimeter. Kendaraan kecil hanya dapat melintas di lajur paling kanan guna mencegah mesin mati akibat terendam air.
Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan menuju Merak mengular lebih dari dua kilometer karena laju kendaraan diperlambat dan dilakukan sistem antrean saat melintasi genangan.
Genangan air di ruas tol ini terjadi sejak Kamis (22/1/2026) malam setelah curah hujan tinggi menyebabkan Sungai Ciujung meluap dan air masuk ke badan jalan tol. Petugas masih disiagakan untuk pengaturan lalu lintas dan pengamanan lokasi.
Baca Juga: Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur
-
Kiriman Air dari Tangerang Bikin Banjir di Jakbar Terparah, Pramono Tambah Pompa dan OMC
-
Update Banjir Jakarta: 90 RT dan 9 Ruas Jalan Masih Tergenang hingga Sabtu Pagi
-
Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Sudah Kembali Beroperasi
-
Istana Tak Masalah Perusahaan yang Izinnya Dicabut Masih Beroperasi di Sumatra, Ini Alasannya
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
-
Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG
-
Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri
-
Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif