- BNPA bekerja sama dengan FK UI memberikan pendampingan psikologis kepada korban bencana banjir di Sumatera.
- Fokus utama kolaborasi ini adalah memulihkan kondisi mental warga, khususnya remaja yang rentan terdampak bencana alam.
- BNPA akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan praktisi untuk memastikan program pendampingan berjalan terarah dan berdampak.
Suara.com - Barisan Nasional Pemuda Aksi (BNPA) menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) untuk memberikan pendampingan psikologis bagi para korban bencana banjir Sumatera.
Ketua Umum BNPA, Aditiya Bangun Saputra mengatakan, fokus utama kolaborasi ini untuk membantu para korban bencana alam untuk memulihkan kondisi mental warga pascabencana.
Aditiya menilai, pemulihan mental merupakan aspek paling penting, terutama bagi para remaja.
Remaja, lanjut Aditiya, dinilai termasuk kelompok yang paling rentan terdampak secara psikologis akibat bencana alam.
“Tanpa bimbingan dan perhatian khusus, kondisi tersebut dapat berujung pada perilaku menyimpang dan masalah sosial. Oleh karena itu, BNPA memandang perlu adanya pendampingan yang terarah, profesional, dan berkesinambungan,” ucap Aditiya, dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).
Dalam pelaksanaannya, kata Aditiya, pihaknya juga akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta para praktisi terkait.
Kolaborasi diperlukan agar setiap program yang dijalankan bisa selaras, terkoordinasi, dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.
“Penanganan pascabencana membutuhkan proses dan waktu, sehingga komunikasi dan sinergi lintas pihak menjadi kunci utama,” jelasnya.
Sambil mempersiapkan keberangkatan menuju Sumatera, Aditiya mengaku, jika pihaknya tetap menjalankan aksi-aksi kemanusiaan di wilayah Jabodetabek.
Baca Juga: Haris Rusly Moti: Kebijakan Presiden Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Gebuk 'Oligarki Serakahnomic'
Hal itu dilakukan, sambil mematangkan persiapan teknis dan koordinasi sebelum terjun langsung ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.
“Melalui langkah-langkah ini, BNPA berharap kehadirannya dapat memberikan kontribusi nyata dalam setiap permasalahan di masyarakat,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran