- Presiden Prabowo Subianto melantik anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030 pada Rabu (28/1/2026) di Istana Negara.
- DEN total terdiri 15 anggota, yaitu delapan dari pemangku kepentingan dan tujuh dari unsur menteri terkait energi.
- DPR telah menetapkan delapan anggota non-menteri DEN pada Kamis (20/11/2025) dari berbagai unsur terkait energi.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto diagendakan melantik anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030. Rencananya pelantikan digelar Rabu (28/1/2026) sore ini di Istana Negara, Jakarta.
Pantauan Suara.com di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, sejumlah calon anggota DEN terpilih yang akan dilantik sudah tiba sejak siang.
Sekretaris Jenderal DEN Dadan Kusdiana mengonfirmasi ihwal pelantikan anggota DEN oleh Presiden Prabowo, hari ini.
"Iya jam 3," kata Dadan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Dadan menegaskan DEN terdiri dari 15 anggota, 7 anggota dijabat oleh menteri. Sedangkan 8 lainnya yang hari ini dilantik.
"Jadi anggota DEN itu ada 15. Delapan dari unsur pemangku kepentingan itu yang Keppresnya sudah terbit lewat DPR. Kemudian yang 7 ini anggotanya menteri," kata Dadan.
Adapun menteri-menteri yang menjadi anggota di DEN adalah menteri terkait dan berurusan dengan energi.
"Menteri yang berurusan dengan persediaan energi, berurusan dengan transportasi, berurusan penyaluran dan berurusan dengan pemanfaatan energi. Menteri keuangan, menteri perhubungan, menteri pertanian, menteri LH. Kemudian, menteri perencanaan pembangunan nasional," kata Dadan.
Sementara itu, anggota terpilih DEN, Unggul Priyatno yang juga merupakan Perekayasa Ahli Utama Bidang Energi di BRIN mengonfirmasi hal serupa.
Baca Juga: Bisa Jadi Pintu Masuk Reshuffle, Kursi Kosong Wamenkeu Bikin Panas Dingin Menteri Lain
Ia mengatakan sudah diberitahu mengenai pelantikan sore ini sejak Rabu pagi.
"Jam 10 ya," kata Unggul.
Sebelumnya, Komisi XII DPR RI telah menetapkan 8 anggota DEN pada Kamis (20/11/2025), berikut anggotanya:
- Johni Jonatan Numberi dari unsur Akademisi
- Mohammad Fadhil Hasan dari unsur Akademisi
- Satya Widya Yudha dari unsur Industri
- Sripeni Inten Cahyani dari unsur Industri
- Unggul Priyanto dari unsur Teknologi
- Saleh Abdurrahman dari unsur Lingkungan Hidup
- Muhammad Kholid Syeirazi dari unsur Konsumen
- Surono dari unsur Konsumen.
Berita Terkait
-
Bisa Jadi Pintu Masuk Reshuffle, Kursi Kosong Wamenkeu Bikin Panas Dingin Menteri Lain
-
Diplomasi atau Kompromi: Membaca Kursi Panas Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza
-
Perkuat Kerja Sama Pendidikan IndonesiaInggris, Prabowo Panggil Mendikti ke Hambalang
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?