Suara.com - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) secara resmi mengumumkan pemberian waktu tambahan untuk proses registrasi akun sekolah.
Masa pendaftaran yang semula dijadwalkan berakhir lebih awal, kini diperpanjang hingga Senin, 2 Februari 2026, pukul 15.00 WIB.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan tidak ada sekolah yang tertinggal dalam memberikan akses bagi siswa-siswinya menuju perguruan tinggi negeri.
Melalui pengumuman resmi di kanal Instagram SNPMB, panitia menegaskan, "Ada kabar baik! Waktu registrasi akun SNPMB Sekolah resmi diperpanjang. Buat sekolah yang belum sempat menyelesaikan prosesnya, masih ada kesempatan sampai Senin, 02 Februari 2026 pukul 15.00 WIB."
Mengapa Akun Sekolah Sangat Krusial?
Registrasi akun sekolah bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi utama dalam sistem seleksi nasional.
Tanpa adanya akun sekolah yang terverifikasi dan aktif di sistem pusat, seluruh data peserta didik tidak akan bisa diproses. Akun ini berfungsi sebagai gerbang utama untuk:
- Melakukan pengelolaan data siswa kelas akhir.
- Memverifikasi rekam jejak akademis (PDSS).
- Memastikan validitas data yang akan digunakan siswa dalam mendaftar berbagai jalur seleksi SNPMB 2026.
Panduan dan Tahapan Registrasi Akun Sekolah
Bagi sekolah yang belum menyelesaikan prosesnya, pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman resmi https://portal.snpmb.id/. Berikut adalah langkah-langkah yang harus ditempuh:
Baca Juga: Seleksi PPIH Untuk Haji 2026 Dibuka, Jumlah Pendaftar Pecahkan Rekor Tertinggi Tembus 11 Ribu
- Akses Portal: Kunjungi situs resmi dan pilih menu "Daftar Akun Sekolah".
- Input Data Identitas: Masukkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Kode Registrasi yang sah dari Pusdatin Kemdikbud atau Dinas Pendidikan terkait.
- Aktivasi Email: Daftarkan alamat email resmi yang aktif, buat kata sandi, dan lakukan verifikasi melalui tautan yang dikirimkan ke kotak masuk email tersebut.
- Validasi Data: Setelah akun aktif, login kembali untuk mengecek kesesuaian data sekolah dan siswa sebelum melakukan finalisasi.
Syarat dan Ketentuan Wajib
Agar proses berjalan lancar tanpa kendala teknis, panitia menekankan beberapa syarat yang harus dipenuhi:
Sekolah wajib memiliki NPSN yang valid.
Menyiapkan Kode Registrasi Dapodik.
Proses registrasi harus dilakukan oleh pihak yang berwenang, yakni Kepala Sekolah atau Operator Sekolah resmi.
Ketelitian dalam memasukkan setiap detail data menjadi kunci utama.
Kesalahan kecil pada tahap ini dapat berdampak pada kegagalan sistem dalam mengenali data siswa di tahap seleksi berikutnya. Sekolah diimbau segera memanfaatkan jendela waktu tambahan ini sebelum sistem ditutup secara permanen pada Senin sore.
Berita Terkait
-
Di Balik Persaingan Ketat dan Banyaknya Jalur Masuk ke Perguruan Tinggi
-
Akar Masalah Seleksi Hakim MK: Konfigurasi Kekuasaan dan Upaya Melahirkan 'Hakim Boneka'
-
6 Fakta Krusial Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KemenHAM 2026 Hari Ini, Lolos atau Tidak?
-
Tahapan Seleksi Petugas Haji 2026 Apa Saja? Heboh Chiki Fawzi Mendadak Dicopot
-
TKA Kini Jadi Syarat Baru SNBP 2026, Apa Dampaknya Bagi Calon Mahasiswa?
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok
-
Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas