- Korban, Herlan Matrusdi (68), mantan Sekjen Pordasi DKI, ditemukan tewas di Gumuk Pasir Bantul pada 28 Januari 2026.
- Polres Bantul menetapkan RM (41) dan FM (61) sebagai tersangka atas meninggalnya korban karena konflik bisnis travel haji.
- Kedua tersangka melakukan kekerasan berulang di Sleman sebelum membuang korban kritis di Parangtritis pada 27 Januari 2026.
Suara.com - Kasus penemuan jenazah pria di area Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul, DIY, akhirnya menemui titik terang.
Korban kekinian diketahui bernama Herlan Matrusdi (68), mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pordasi DKI Jakarta.
Dalam kasus ini, Polres Bantul telah menetapkan dua tersangka, yakni RM (41/42) dan FM (61) atas tindakan keji yang menyebabkan korban meninggal dunia.
"Polres Bantul sudah menetapkan 2 orang terduga pelaku sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan dan atau tindak pidana kekerasan secara bersama-sama di muka umum (pengeroyokan) terhadap orang hingga meninggal dunia," ujar Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto, dikutip Selasa (3/2/2026).
Berikut adalah 8 fakta mencengangkan di balik kasus pembunuhan tersebut yang dirangkum Suara.com:
1. Identitas Korban dan Penemuan Jasad
Mantan Sekretaris Jenderal Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) DKI Jakarta, Herlan Matrusdi (68), ditemukan tewas di kawasan wisata Gumuk Pasir, Grogol IX, Kelurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah mencari rumput di sekitar lokasi tersebut.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban menunjukkan sejumlah luka di bagian wajah dan tubuh.
Baca Juga: KPK Periksa Biro Travel Haji di Yogyakarta, Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji Kemenag
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat, yang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk keperluan identifikasi serta pemeriksaan awal.
2. Penetapan Tersangka dan Hubungan dengan Korban
Dalam pengembangan penyelidikan, polisi menetapkan dua orang tersangka, masing-masing berinisial RM (41), warga Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dan FM (61), warga Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Keduanya ditangkap dan resmi ditahan pada 30 Januari 2026.
Polisi mengungkapkan, kedua tersangka memiliki hubungan dekat dengan korban sebagai rekan bisnis.
Hubungan tersebut bermula dari rencana kerja sama usaha di bidang travel haji dan umrah, yang telah dibahas sejak para pihak berada di Jakarta sebelum akhirnya berpindah ke Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Gugatan Nikah Beda Agama Ditolak MK, Pencatatan Perkawinan Tetap Ikuti Hukum Nasional
-
Kasus Penganiayaan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai, Polisi: Proses Hukum Profesional
-
Sang Mangaka Sakit, Manga Kemono Jihen Pilih Hiatus Satu Edisi
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Terbaik 2026, Kapasitas hingga 10.080 mAh
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar