- Pembangunan fisik Istana Wakil Presiden di Sepaku, Kalimantan Timur telah rampung 100 persen, fokus kini pada interior.
- Desain bangunan mengadopsi filosofi lokal Dayak "huma betang umai" dengan nilai kontrak sekitar Rp1,457 triliun.
- Istana dirancang sebagai bangunan hijau hemat energi menggunakan pendingin hibrida dan orientasi yang efisien.
Secara teknis, Istana Wakil Presiden menempati lahan yang sangat luas, mencapai 148.417 meter persegi.
Adapun luas bangunannya sendiri tercatat sebesar 32.061 meter persegi. Proyek prestisius ini dikerjakan dengan nilai kontrak yang fantastis, yakni lebih kurang Rp1,457 triliun.
Inovasi Bangunan Hijau dan Hemat Energi
Selaras dengan visi IKN sebagai kota hutan (forest city) yang berkelanjutan, Istana Wakil Presiden dirancang dengan standar bangunan hijau yang ketat. Teknologi yang diterapkan bertujuan untuk meminimalkan jejak karbon dan memaksimalkan efisiensi penggunaan sumber daya alam.
"Bangunan Istana hemat energi dan tidak konsumtif karena penting untuk lingkungan, kesehatan pengguna, bangunan, serta kenyamanan," jelas Basuki Hadimuljono.
Salah satu inovasi unggulannya adalah penggunaan konsep pendingin hibrida. Sistem ini merupakan pendingin udara hemat energi yang memaksimalkan sirkulasi udara silang (cross ventilation), sehingga ketergantungan pada perangkat pendingin udara mekanis (AC) dapat dikurangi secara signifikan.
Selain itu, orientasi bangunan diatur sedemikian rupa mengikuti arah matahari pada sumbu barat dan timur. Strategi desain pasif ini terbukti efektif mengurangi pemanasan berlebih pada dinding bangunan akibat paparan sinar matahari langsung.
Dampaknya, beban energi untuk mendinginkan suhu ruangan menjadi jauh lebih berkurang, menjadikan gedung ini salah satu bangunan paling ramah lingkungan di kawasan inti pemerintahan.
Menuju Target Ekosistem Lengkap 2028
Baca Juga: Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?
Rampungnya Istana Wakil Presiden merupakan bagian dari peta jalan besar pembangunan IKN yang ditargetkan selesai secara bertahap.
Pemerintah optimis bahwa seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari hunian, perkantoran, hingga ekosistem pemerintahan yang melibatkan lembaga yudikatif dan legislatif, akan tuntas dalam beberapa tahun ke depan.
Pembangunan IKN berjalan baik, seluruh infrastruktur, melengkapi fasilitas hunian dan perkantoran, serta infrastruktur utama ekosistem pemerintahan, termasuk lembaga yudikatif dan legislatif rampung pada 2028, demikian Basuki Hadimuljono.
Berita Terkait
-
Update Terkini ASN Pindah ke IKN Nusantara, Tahap Awal Mulai Dilaksanakan?
-
Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali
-
Malam Takbir di Bundaran HI, Pramono: Pemprov Jakarta Ingin Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan