- Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi koreksi desain dan fungsi IKN dari Presiden Prabowo pada Kamis (15/1/2026) di Jakarta.
- Koreksi desain meliputi penambahan embung untuk mengantisipasi masalah iklim panas dan potensi kebakaran hutan di IKN.
- Presiden menekankan percepatan penyelesaian fasilitas lembaga legislatif dan yudikatif IKN ditargetkan selesai tahun 2028.
Suara.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan koreksi desain dan fungsi yang dimaksud Presiden Prabowo Subianto terhadap Ibu Kota Nusantara (IKN). Pras menegaskan desain yang dinaksud dalam arti luas.
"Desain itu kan dalam artian luas juga ya. Termasuk fungsi itu kan, misalnya sebuah kawasannya ini perlu di perhatikan desainnya dan fungsinya, contoh misalnya penambahan embung-embung," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Pras menyampaikan alasan mengapa, misalnya perlu penambahan embung di kawasan IKN.
"Karena di sana kan masalah iklim, itu kan satu panas; kedua ada potensi karena di wilayah yang pulau yang banyak hutan, ada juga potensi kebakaran hutan," kata Pras.
Koreksi desain yang dimaksud adalah agar desain dan fungsi IKN dapat menyesuaikan kondisi sebagai langlah antisipasi.
"Jadi diminta untuk itu juga dipikirkan desain-desain untuk mengantisipasi dan kemarin kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa yang metode dipasang sensor. Ini diminta uji coba terus," ujarnya.
Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto tidak sekadar meninjau progres pembangunan sejumlah infrastrukrur di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala negara turut memberikan beberapa koreksi.
Prabowo kata Mensesneg Prasetyo, pada Selasa pagi telah menerima laporan terbaru dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengenai progres pembangunan IKN.
Prabowo menekankan untuk percepatan pembangunan infrastruktur, mulai dari fasilitas untuk lembaga legislatif hingga lembaga yudikatif.
Baca Juga: Xiaomi 17 Max Meluncur April 2026: Desain Mirip Ultra, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
"Yang bapak presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif yang harapannya bisa selesai di tahun 2028," kata Pras usai acara peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Menanggapi progres pembangunan sejumlah infrastruktur yang sedang berjalan, Prabowo turut memberikan beberapa koreksi, di antaranya mengenai desain dan fungsi.
"Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap, pertama misalnya mengenai desain, kedua mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki," kata Pras.
Pras menegaskan bahwa catatan dari Presiden Prabowo terhadap progres pembangunan di kawasan IKN adalah perbaikan dan percepatan proses pembangunan.
Berita Terkait
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Demo di Depan Kedubes AS, Ratusan Ojol Tagih Janji Perpres ke Presiden Prabowo
-
Xiaomi 17 Max Meluncur April 2026: Desain Mirip Ultra, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi