- Kemensos dan BPS validasi data 106.153 pasien katastropik penerima bantuan iuran BPJS.
- Status kepesertaan diputus jika hasil pengecekan lapangan menunjukkan pasien kategori mampu.
- Layanan pasien tetap aktif selama proses verifikasi berlangsung hingga akhir Maret mendatang.
Suara.com - Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) bergerak cepat melakukan validasi ulang melalui pengecekan lapangan/ground check terhadap 106.153 data penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan. Ratusan ribu peserta BPJS PBI tersebut merupakan pasien dengan penyakit katastropik yang membutuhkan perawatan medis berkelanjutan.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan DPR guna memastikan jaminan kesehatan tepat sasaran. Selama proses validasi berlangsung hingga akhir Maret mendatang, status PBI dari 106 ribu pasien tersebut dipastikan tetap aktif.
"Saya dan Kepala BPS menindaklanjuti hasil pertemuan di DPR untuk melakukan ground check kepada 106.153 penerima bantuan iuran jaminan kesehatan yang sempat dinonaktifkan, khususnya mereka yang mengidap penyakit katastropik. Proses ini sekaligus menjadi bagian dari verifikasi dan validasi data," ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Pemerintah menargetkan validasi lapangan selesai dalam waktu dua bulan. Hasilnya akan menentukan keberlanjutan status kepesertaan pasien. Jika ditemukan pasien yang masuk dalam kategori mampu (Desil 6 hingga 10), maka kepesertaan PBI mereka akan dicabut. Hal ini dikarenakan bantuan iuran BPJS PBI hanya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu yang berada dalam daftar Desil 1-5.
Untuk menjaga akurasi data, Kemensos mengerahkan tenaga pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
"Mudah-mudahan April sudah ada hasilnya. Kami melibatkan SDM pendamping PKH di lapangan agar hasilnya benar-benar menjadi pedoman pemberian bantuan bagi yang memenuhi kriteria," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan pihaknya telah mengantongi peta sebaran data verifikasi. BPS menemukan bahwa jumlah peserta terdampak paling banyak berdomisili di Palembang.
Amalia menjelaskan bahwa pengecekan lapangan akan dilakukan pada minggu pertama dan kedua bulan Maret.
“Setelah itu ada libur Lebaran, dan diperkirakan akhir Maret seluruh proses selesai dilakukan," ungkap Amalia.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
Bulan Februari ini menjadi masa persiapan teknis, mulai dari perencanaan hingga pelatihan petugas di daerah.
"Akhir Maret pengecekan anomali dan pengolahan data ditargetkan tuntas. Saat ini kami sedang melakukan koordinasi intensif dengan BPS daerah," tuturnya.
Langkah ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi pasien penyakit berat agar akses perawatan medis mereka tidak terputus dan tetap mendapatkan hak layanan kesehatan dari negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar