- Percobaan curanmor dengan senjata api terjadi di Lenteng Agung, Jaksel, Selasa (10/2) pukul 11.00 WIB, terekam CCTV.
- Korban berinisial IR (39) berhasil selamat setelah pelaku mengancam dengan senjata api jenis FN.
- Polsek Jagakarsa tengah menyelidiki dan mencari pelaku berjaket merah berdasarkan keterangan saksi serta rekaman.
Suara.com - Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Jakarta Selatan setelah sebuah rekaman video percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) beredar luas di jagat maya.
Peristiwa yang melibatkan penggunaan senjata api tersebut terjadi di Jalan Lagga Raya No.41, RT 011/RW 002, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Insiden ini berlangsung pada Selasa (10/2) siang, tepatnya pukul 11.00 WIB, saat kondisi lingkungan sekitar tengah dalam aktivitas rutin.
Pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat dan video yang telah tersebar di berbagai platform media sosial tersebut.
Aparat bergerak untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna mengidentifikasi pelaku yang bertindak nekat di siang bolong.
Langkah penyelidikan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga, mengingat pelaku membawa senjata yang mengancam nyawa.
"Kami telah melakukan penyelidikan terkait percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) yang viral melalui media sosial Instagram," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (11/2/2026).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan data awal, polisi telah mengantongi keterangan dari saksi kunci.
Korban dalam peristiwa ini adalah seorang pria berinisial IR berusia 39 tahun. Selain keterangan saksi, penyidik juga mengandalkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi untuk memetakan arah pelarian serta gerak-gerik pelaku sebelum melancarkan aksinya.
Baca Juga: Dua Lokasi Sekaligus! Kecelakaan Seret Pembatas Busway, Layanan Transjakarta Terganggu
Menurut keterangan Nurma, pelaku terpantau masuk ke area halaman tempat usaha milik korban dengan tujuan yang jelas.
Di lokasi tersebut, terdapat satu unit sepeda motor Honda Vario yang menjadi sasaran utama pelaku.
Namun, upaya pencurian tersebut tidak berjalan mulus karena pemilik kendaraan menyadari kehadiran orang asing di propertinya.
"Korban keluar dari kantornya dan pelaku langsung pergi sambil mengeluarkan benda berbentuk senjata api jenis FN," ucapnya.
Situasi berubah menjadi mencekam ketika benda yang diduga senjata api tersebut dikeluarkan oleh pelaku. Keberadaan senjata jenis FN itu seketika menghentikan langkah korban yang semula berniat menggagalkan pencurian.
Ancaman nyata dari moncong senjata membuat korban harus memprioritaskan keselamatan jiwanya di tengah situasi yang tidak terduga tersebut.
Berita Terkait
-
Dua Lokasi Sekaligus! Kecelakaan Seret Pembatas Busway, Layanan Transjakarta Terganggu
-
BMKG: Jakarta Barat dan Jakarta Selatan Diprakirakan Hujan Sepanjang Hari
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan
-
Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan
-
Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
-
Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi