News / Metropolitan
Rabu, 11 Februari 2026 | 13:42 WIB
Ilustrasi senjata api
Baca 10 detik
  • Percobaan curanmor dengan senjata api terjadi di Lenteng Agung, Jaksel, Selasa (10/2) pukul 11.00 WIB, terekam CCTV.
  • Korban berinisial IR (39) berhasil selamat setelah pelaku mengancam dengan senjata api jenis FN.
  • Polsek Jagakarsa tengah menyelidiki dan mencari pelaku berjaket merah berdasarkan keterangan saksi serta rekaman.

Suara.com - Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Jakarta Selatan setelah sebuah rekaman video percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) beredar luas di jagat maya.

Peristiwa yang melibatkan penggunaan senjata api tersebut terjadi di Jalan Lagga Raya No.41, RT 011/RW 002, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Insiden ini berlangsung pada Selasa (10/2) siang, tepatnya pukul 11.00 WIB, saat kondisi lingkungan sekitar tengah dalam aktivitas rutin.

Pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat dan video yang telah tersebar di berbagai platform media sosial tersebut.

Aparat bergerak untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna mengidentifikasi pelaku yang bertindak nekat di siang bolong.

Langkah penyelidikan ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga, mengingat pelaku membawa senjata yang mengancam nyawa.

"Kami telah melakukan penyelidikan terkait percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) yang viral melalui media sosial Instagram," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan data awal, polisi telah mengantongi keterangan dari saksi kunci.

Korban dalam peristiwa ini adalah seorang pria berinisial IR berusia 39 tahun. Selain keterangan saksi, penyidik juga mengandalkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi untuk memetakan arah pelarian serta gerak-gerik pelaku sebelum melancarkan aksinya.

Baca Juga: Dua Lokasi Sekaligus! Kecelakaan Seret Pembatas Busway, Layanan Transjakarta Terganggu

Menurut keterangan Nurma, pelaku terpantau masuk ke area halaman tempat usaha milik korban dengan tujuan yang jelas.

Di lokasi tersebut, terdapat satu unit sepeda motor Honda Vario yang menjadi sasaran utama pelaku.

Namun, upaya pencurian tersebut tidak berjalan mulus karena pemilik kendaraan menyadari kehadiran orang asing di propertinya.

"Korban keluar dari kantornya dan pelaku langsung pergi sambil mengeluarkan benda berbentuk senjata api jenis FN," ucapnya.

Situasi berubah menjadi mencekam ketika benda yang diduga senjata api tersebut dikeluarkan oleh pelaku. Keberadaan senjata jenis FN itu seketika menghentikan langkah korban yang semula berniat menggagalkan pencurian.

Ancaman nyata dari moncong senjata membuat korban harus memprioritaskan keselamatan jiwanya di tengah situasi yang tidak terduga tersebut.

Hingga akhirnya korban merasa takut dan kembali masuk ke dalam kantor. Keputusan korban untuk mundur merupakan reaksi spontan atas ancaman kekerasan yang ditunjukkan oleh pelaku di area terbuka.

Tindakan pelaku yang berani memamerkan senjata api di depan umum menunjukkan tingkat kerawanan yang tinggi dari aksi kriminalitas ini.

Pelaku pun kabur dengan membawa senjata api yang membuat warga tak berani mengejar. Keberadaan senjata tersebut menjadi penghalang bagi saksi-saksi di sekitar lokasi yang melihat kejadian untuk melakukan tindakan pencegahan atau pengejaran lebih lanjut.

Pelaku memanfaatkan kepanikan dan ketakutan warga untuk meloloskan diri dari area pemukiman padat di Lenteng Agung tersebut.

Pihak kepolisian kini memfokuskan pencarian pada sosok pria dengan ciri-ciri spesifik yang terekam jelas dalam pantauan kamera pengawas dan ingatan saksi di lokasi kejadian.

Identitas visual pelaku menjadi kunci utama bagi tim buser dalam melakukan pengejaran di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya.

"Pelaku berjenis kelamin laki-laki, menggunakan jaket warna merah, celana panjang hitam, membawa tas selempang hitam dan memakai helm serta masker," ucapnya.

Load More