- Darwin, korban penganiayaan di Cengkareng, kini dilaporkan balik atas dugaan ancaman.
- Kuasa hukum sebut laporan balik terhadap korban penganiayaan drum sangat mengada-ada.
- Korban penganiayaan di Cengkareng alami trauma dan luka fisik akibat tindakan pelaku.
Suara.com - Nasib malang menimpa Darwin (32). Setelah menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri di Cengkareng, Jakarta Barat, kini ia justru harus berurusan dengan polisi karena dilaporkan balik oleh pelaku atas tuduhan ancaman kekerasan.
Darwin bersama istrinya, Angel, menjalani pemeriksaan selama tiga jam di Mapolres Metro Jakarta Barat pada Rabu (11/2/2026). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan yang dilayangkan oleh pihak pelaku.
Kuasa hukum Darwin, Machi Ahmad, mengungkapkan bahwa kliennya dicecar 22 pertanyaan selama pemeriksaan.
"Materi pertanyaan seputar dugaan pengancaman yang disertai kekerasan," ujar Machi di Jakarta.
Machi menjelaskan bahwa Darwin dilaporkan oleh Nasio Siagian, anak dari terduga pelaku penganiayaan lainnya, Dodo Siagian. Nasio menuduh Darwin mengancam akan merusak studio musik miliknya.
Selain itu, Darwin juga dituduh melakukan tindakan fisik berupa menunjuk-nunjuk hingga mengenai batang hidung pelapor.
"Pelapor menuduh klien kami mengenai hidungnya dan menyuruh orang menghancurkan perangkat studio musik atau drum miliknya," ungkap Machi.
Namun, Machi menegaskan bahwa tudingan tersebut sepenuhnya tidak berdasar dan merupakan upaya yang mengada-ada. Menurutnya, Darwin dan Angel adalah korban nyata yang mengalami kekerasan fisik brutal oleh Dodo Siagian dan Nasio Siagian.
"Tuduhan itu sangat tidak masuk akal. Klien kami adalah korban penganiayaan, namun malah dilaporkan balik seolah-olah melakukan ancaman. Ini sangat berbanding terbalik dengan bukti-bukti video yang kami miliki," tegas Machi.
Baca Juga: Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
Ia juga membantah adanya ucapan kliennya yang bernada ancaman perusakan studio.
Kuasa hukum lainnya, Subadria Nuka, menambahkan bahwa kondisi fisik kedua kliennya hingga kini belum pulih. Angel masih berjalan pincang karena kakinya terluka akibat ditabrak pelaku menggunakan mobil.
Sementara itu, Darwin mengalami luka di sembilan titik serta cedera punggung akibat ditendang secara brutal.
"Faktanya, kaki klien kami masih pincang. Di video terlihat betapa sadisnya mereka diperlakukan seperti binatang," jelas Subadria.
Angel pun mengaku mengalami trauma mendalam.
"Saya sangat trauma. Bahkan saya sempat merasa tidak berani pulang ke rumah sendiri karena merasa tidak aman," ucap Angel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium