- Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan AKBP Didik Putra Kuncoro tersangka kasus narkotika untuk konsumsi pribadi.
- Uji rambut Propam Polri membuktikan positif narkotika, berbeda dengan hasil tes urine awal yang negatif di Jakarta.
- Kasus ini terungkap setelah penangkapan dua asisten rumah tangga dan pengembangan yang menyeret AKP Malaungi di NTB.
Penyidikan kemudian berkembang setelah Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Barat melakukan interogasi intensif.
Dari hasil pengembangan tersebut, muncul nama Ajun Komisaris Polisi Malaungi (ML) yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran dan penyalahgunaan narkotika ini.
Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTB kemudian melakukan pemeriksaan terhadap AKP ML. Hasil tes menunjukkan bahwa AKP ML positif mengonsumsi amfetamin dan metamfetamin.
Tindakan tegas berlanjut dengan penggeledahan di ruang kerja serta rumah jabatan AKP ML, di mana penyidik menemukan lima paket sabu-sabu dengan berat total mencapai 488,496 gram.
Keterangan yang digali dari AKP ML inilah yang kemudian menyeret nama AKBP Didik Putra Kuncoro.
Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan dari Biro Paminal Divisi Propam Polri dan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bergerak menuju kediaman pribadi AKBP Didik yang berlokasi di Tangerang pada Rabu (11/2).
Dalam penggeledahan di rumah pribadi AKBP Didik di Tangerang, penyidik menemukan beragam jenis narkotika dan obat-obatan terlarang dalam jumlah yang signifikan.
Barang bukti yang disita meliputi sabu-sabu seberat 16,3 gram, 50 butir pil ekstasi, 19 butir alprazolam, dua butir happy five, serta 5 gram ketamin.
Hingga saat ini, AKBP Didik Putra Kuncoro belum menjalani penahanan di sel tahanan umum. Ia masih menjalani proses penempatan khusus (patsus) oleh Divisi Propam Polri.
Baca Juga: Kapolres Bima Terjerat Narkoba, Ketua Komisi III DPR Dukung Penuh Polri: Tunjukkan Ketegasan!
Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur internal kepolisian sebelum yang bersangkutan menghadapi sidang komisi kode etik Polri yang dijadwalkan akan berlangsung pada Kamis (19/2).
Sidang etik tersebut akan menentukan nasib karier AKBP Didik di kepolisian, sembari proses pidana umumnya terus berjalan di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
Berita Terkait
-
Kapolres Bima Terjerat Narkoba, Ketua Komisi III DPR Dukung Penuh Polri: Tunjukkan Ketegasan!
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Tersangka Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Terancam Pidana Seumur Hidup
-
Nyanyian Mantan Kasat Narkoba Seret Kapolres Bima Kota: Setoran Rp1 M Berujung Penonaktifan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat