News / Nasional
Rabu, 18 Februari 2026 | 22:21 WIB
Foto sebagai ILUSTRASI: Suasana salah satu desa di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. (Suara.com / Citra Ningsih)
Baca 10 detik
  • Jalan Lingkar Sumbing (Jalisu) di Wonosobo diresmikan oleh Sofwan Dedy Ardyanto pada 14 Februari 2026 untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah tersebut.
  • Jalan baru ini diharapkan mengurangi biaya distribusi hasil pertanian lereng Sindoro-Sumbing sekaligus membuka potensi sektor pariwisata alam.
  • Pembangunan Jalisu berhasil berkat sinergi pusat-daerah dan dukungan gotong royong warga yang menghibahkan sebagian lahan mereka.

Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat sekitar terhadap proses pembangunan dan berharap infrastruktur yang telah terbangun dapat dijaga serta dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Keberhasilan pembangunan Jalan Lingkar Sumbing ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara legislatif di tingkat pusat dengan pemerintah daerah.

Aspirasi masyarakat yang diserap melalui jalur parlemen berhasil diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, yang hadir dalam acara peresmian tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas terealisasinya proyek Jalisu.

Menurutnya, dukungan dari pusat sangat krusial bagi daerah dengan fiskal terbatas seperti Wonosobo untuk mempercepat pembangunan infrastruktur vital.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Sofwan Dedy Ardyanto atas dukungan dan aspirasi pembangunan yang telah diberikan, sehingga pembangunan Jalan Lingkar Sumbing ini dapat terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Afif.

Gotong Royong dan Hibah Lahan Masyarakat

Salah satu aspek yang menonjol dalam pembangunan Jalisu adalah semangat gotong royong warga setempat. Pemerintah Kabupaten Wonosobo memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah warga yang secara sukarela menghibahkan sebagian lahan milik mereka untuk dijadikan jalan umum.

Baca Juga: Legislator PDIP: Jokowi Harus Tanggung Jawab atas Kerusakan Desain UU KPK

Tindakan ini dianggap sebagai bentuk kesadaran kolektif bahwa kemajuan infrastruktur akan memberikan dampak positif yang jauh lebih besar bagi komunitas di masa depan.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo juga memberikan penghargaan kepada warga yang secara sukarela menghibahkan sebagian lahannya demi kepentingan bersama, serta menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang terencana dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan selesainya Jalan Lingkar Sumbing, Wonosobo kini bersiap menyambut akselerasi ekonomi yang lebih inklusif di kawasan pegunungan.

Load More