- Remaja 12 tahun berinisial NS asal Sukabumi tewas akibat luka bakar parah pada masa libur Ramadhan.
- Hasil autopsi menemukan luka bakar dan trauma tumpul yang diduga akibat penganiayaan oleh ibu tiri korban.
- Polres Sukabumi menaikkan status kasus menjadi penyidikan dan segera menetapkan ibu tiri korban sebagai tersangka utama.
Suara.com - Kasus dugaan penganiayaan anak di bawah umur kembali menyayat hati publik dan viral di berbagai platform media sosial. Seorang remaja laki-laki berinisial NS (12) asal Sukabumi, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia secara tragis akibat luka bakar yang tersebar di tubuhnya.
Dalam rekaman video yang beredar luas, korban tampak tak berdaya saat mendapatkan penanganan medis intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jampang Kulon. Sayangnya, nyawa NS tak tertolong setelah sempat menjalani perawatan akibat luka yang diduga kuat berasal dari siraman air panas oleh ibu tirinya sendiri.
Kematian tragis ini memicu kecurigaan mendalam dari ayah kandung korban, Anwar Satibi, yang menuntut pemeriksaan medis menyeluruh untuk memastikan kebenaran di balik tragedi ini.
“Maunya diautopsi itu kemauan saya sebagai ayahnya,” ujar Anwar Satibi, Senin (23/2/2026).
Berikut rangkuman 7 fakta mengejutkan terkait dugaan penganiayaan NS:
1. Korban Pulang dari Pesantren untuk Libur Ramadhan
NS sehari-hari menimba ilmu dan tinggal di pondok pesantren. Saat peristiwa tragis terjadi, ia tengah menikmati masa libur menjelang bulan suci Ramadhan.
2. Ayah Dikelabui Alasan "Sakit Panas"
Peristiwa ini terungkap saat ayah korban sedang bekerja di Kota Sukabumi. Ia dihubungi oleh ibu tiri NS yang mengatakan bahwa anaknya sakit demam dan mengigau. Namun saat tiba di rumah, Anwar terkejut mendapati tubuh anaknya melepuh. Sang ibu tiri berdalih bahwa kondisi itu akibat sakit panas biasa.
Baca Juga: Menteri PPPA Minta Hukum Transparan Bagi Oknum Brimob Penganiaya Anak di Tual
3. Pengakuan Korban Sebelum Meninggal Dunia
Kecurigaan terbukti dari pengakuan NS sendiri. Saat dirawat di RS Jampang Kulon, korban mengungkapkan kepada seorang kerabat dan pembina pesantren, Isep Dadang Sukmana, bahwa luka bakarnya bukan akibat demam panas, melainkan karena tindakan ibu tirinya yang memaksanya menenggak air panas.
4. Hasil Autopsi: Luka Bakar Derajat 2A dan Trauma Tumpul
Autopsi yang dipimpin Kepala RS Bhayangkara Setukpa, Kombes Pol dr. Carles Siagian, menemukan luka bakar derajat 2A di lengan, kaki, punggung, dan wajah. Selain itu, terdapat luka lecet, lebam merah keunguan, serta pembengkakan pada organ dalam (paru-paru dan jantung) yang masih diuji di laboratorium Toksikologi Forensik.
5. Kasus Naik Sidik, Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Polres Sukabumi menaikkan status kasus ini dari penyelidikan menjadi penyidikan. Setelah memeriksa 16 saksi, penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup. Ibu tiri NS, TR, akan segera ditetapkan sebagai tersangka utama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Massal di SNBT 2026: 600 Ribu Peserta Gugur, UI dan UNS Masih Tak Terkalahkan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo
-
Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG
-
Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG
-
Daftar Tersangka Kasus Bea Cukai: Dari Pejabat Elite hingga Bos Korporasi
-
Respons Janji Prabowo, DPR Minta Hapus Klasterisasi Guru dan Jadikan Semua PNS!
-
Pleidoi Menohok Noel: Bela Buruh Diperas, Malah Dituduh Memeras